KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

PDIP bakal evaluasi kekalahan Ahok-Djarot di Pilgub DKI

Jumat, 21 April 2017 15:42 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Konpers ahok-djarot usai kalah pilgub dki. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Hasil hitung cepat lembaga survei Pilgub DKI putaran dua pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat kalah dari Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno. PDIP bakal mengevaluasi kekalahan jagoannya tersebut.

"Tiap Pilkada mempunyai tantangan dan karakter yang berbeda. Begitu pun antara Pilkada DKI dan Pilpres tentu juga punya karakter, baik dari segi luas cakupan, isu, maupun tantangannya pasti beda. Meskipun demikian tentu setiap kekalahan harus selalu diwaspadai dan dievaluasi untuk perbaikan ke depan," kata Andreas dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (21/4).

Menurut Andreas, kekalahan Ahok-Djarot tentunya membuat partai pendukung termasuk PDIP kecewa. Terlebih, tim sukses telah bekerja maksimal untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot.

"Dari aspek kerja partai, PDIP maksimal. Mesin partai bekerja full," ujar Andreas.

Andreas mengatakan, meski telah maksimal tetapi dalam pemilihan kepala daerah khususnya DKI Jakarta mesin partai belum tentu berhasil meraih kemenangan. Menurut dia, sosok kadang menjadi aspek penentu dalam Pilgub DKI, yang nantinya bakal menjadi evaluasi PDIP.

"Cuma dari aspek figur harus klop akseptabilitas publik. Karena soal Pilkada ada dua aspek utama. Mesin partai dan figur. Di luar itu, ada aspek seperti pengelolaan isu, manajemen kampanye, pengamanan suara dan lain-lain, sebagai faktor yang menentukan kemenangan suatu Pilkada," kata dia. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.