Partai Buruh Bercita-cita Jadi Penguasa dan Kader Jadi Kepala Daerah

Jumat, 8 Oktober 2021 16:01 Reporter : Ahda Bayhaqi
Partai Buruh Bercita-cita Jadi Penguasa dan Kader Jadi Kepala Daerah Presiden Partai Buruh Said Iqbal. ©ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Merdeka.com - Presiden Partai Buruh Said Iqbal tidak tegas memposisikan Partai Buruh saat ini sebagai oposisi atau pendukung pemerintah. Ia bilang, Partai Buruh akan berikhtiar dengan rakyat dan basis konstituennya.

"Kalau ditanya mau berkuasa atau oposisi ya berkuasa. Biarlah kami berikhtiar bersama rakyat. Dan setidak-tidaknya basis konsituen," ujar Said dalam konferensi pers, Jumat (8/10).

Namun, Said menegaskan, Partai Buruh mencita-citakan menjadi partai berkuasa. Dengan cita-cita menjadikan negara sejahtera, antikorupsi, upah layak, perlindungan kepada petani dan sebagainya.

"Kami ingin berikhtiar jadi parpol berkuasa atau koalisi sebelum berkuasa, tentu dengan syarat negara sejahtera, anti korupsi, jaminan sosial, upah layak, perlindungan petani dan lainnya yang tentu bisa kami berdialog dengan partai partai yang mungkin kami bisa berkoalisi. Jadi kami ingin berkuasa, oposisi lihat nanti seperti lihat hasil Pemilu," ujarnya.

Untuk saat ini Partai Buruh mengupayakan untuk menjadi peserta Pemilu. Pada Kamis (14/10), Partai Buruh akan mendaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM. Hal ini merupakan langkah awal untuk melakukan verifikasi KPU.

"Partai yang berkuasa syaratnya tadi kan SK Kemenkumham, kedua melakukan verifikasi KPU. Ini dulu target lolos dari KPU," ujar Said.

Partai Buruh mengincar kursi eksekutif di daerah. Said mengincar kader partai bakal menjadi bupati atau wali kota.

"Setelah itu target kami lolos parlementary treshold, menempatkan kader-kader buruh petani jadi bupati dan wali kota. Bisa enggak? bisa asal lolos verifikasi doakan kami," kata Said. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini