Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nasib Romahurmuziy Sebagai Ketum PPP Ditentukan Rapat DPP Sore Ini

Nasib Romahurmuziy Sebagai Ketum PPP Ditentukan Rapat DPP Sore Ini Konpers PPP sikapi kasus Romarhurmuziy. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy resmi berstatus tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rommy diduga ‎menerima suap terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama.

Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan, sore ini DPP PPP akan melakukan rapat untuk menyikapi jabatan Rommy sebagai ketua umum PPP. Hal ini sesuai AD/ART bahwa bila ketua atau pengurus partai lainnya terlibat kasus pidana serius maka diberhentikan sementara dan ditunjuk Plt Ketum.

"Berdasarkan ketentuan AD/ART rapat pengurus harian akan memutuskan apakah wakil ketum yang naik atau ada keputusan lain," ujar Arsul saat jumpa pers di DPP PPP, Jakarta, Sabtu (16/3).

Arsul menambahkan, elite-elite PPP yang terdiri dari majelis pertimbangan partai, majelis partai dan majelis pertimbangan syariah akan rapat khusus dengan para pengurus harian guna menyikapi posisi ketum.

"Kala beliau diberhentikan atau diberhentikan sementara maka akan ada pelaksana tugas," terangnya.

Usai nama Plt tersebut diputuskan maka akan dibawa ke rapat musyawarah kerja dan dilanjutkan dengan musyawarah kerja nasional (mukernas) khusus. Mukernas khusus akan diikuti seluruh kader PPP se-Indonesia.

"‎Karena siapapun yang dikukuhkan atau ditetapkan itu ditetapkan dalam mukernas yang diikuti oleh kader seluruh Indonesia," ungkapnya.

Arsul enggan berspekulasi dalam rapat sore nanti sudah ada keputusan yang dihasilkan mengenai pemberhentian Rommy secara permanen atau sementara.

‎"Baru sore kami rapat kan masih ada sisa waktu ini, dan kami harus berkonsultasi dengan para senior partai di sisa waktu, dan berkomunikasi dengan jajaran seluruh wilayah," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP