Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Momen Canggung Hendi Ketika Didoakan Elektabilitas di Jateng Semakin Naik

Momen Canggung Hendi Ketika Didoakan Elektabilitas di Jateng Semakin Naik

Momen Canggung Hendi Ketika Didoakan Elektabilitas di Jateng Semakin Naik

Hendi meraih tingkat elektabilitas sebesar 23,21% sebagai nama potensial dalam pilgub Jateng 2024.

Kepala LKPP RI, Hendrar Prihadi (Hendi) sempat terlihat canggung saat menghadiri kegiatan Santri Menulis di Pondok Pesantren Girikusumo Kabupaten Demak. Momen tersebut terjadi saat Bupati Demak, Eisti’anah tiba-tiba mengajak para santri untuk mendoakan agar elektabilitas Hendi semakin naik.


"Matur nuwun Mas Hendi, luar biasa sekali perhatian yang diberikan beliau. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua, dan kita doakan sehat selalu beliau, dan tentunya elektabilitasnya semakin naik, dan naik, dan naik lagi," ucap Eisti'anah dalam sambutannya yang disambut teriakan Aamiin oleh seluruh peserta kegiatan yang hadir, Kamis (4/4/2024).

Mendengar hal itu, Hendi yang sebelumnya menunduk langsung melihat ke arah Eisti sambil terkekeh-kekeh. Dirinya pun kemudian langsung kembali menunduk ketika para undangan riuh bertepuk tangan.


Hendi sampai saat ini masih terus menghindar soal hasil survei pilgub Jateng 2024 terbaru dimana dirinya menjadi nama dengan elektabilitas tertinggi.

Momen Canggung Hendi Ketika Didoakan Elektabilitas di Jateng Semakin Naik

Sebelumnya ketika menghadiri kegiatan sosialisasi pengadaan barang / jasa pada salah satu restoran di Kabupaten Kendal, Hendi memilih tak berkomentar.

"Ya no comment lah," jawab Hendi singkat saat ditanya tanggapan terkait elektabilitasnya yang unggul jauh dibanding nama-nama lainnya.


Pada kesempatan yang sama Hendi bahkan menegaskan bahwa urusan politik adalah urusan pimpinan partainya, sehingga dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menanggapi. "Yang terkait politik menjadi urusan pimpinan - pimpinan politik saya," tegas mantan Walikota Semarang itu.

Hendi sendiri dalam seminggu terakhir terus menjadi sorotan publik Jawa Tengah. Pasalnya meski tidak pernah menyatakan akan maju dalam kontestasi Pilgub Jateng 2024, tapi namanya justru ada di peringkat pertama dalam survei elektabilitas yang dilakukan ARCHI Research and Strategy.



Momen Canggung Hendi Ketika Didoakan Elektabilitas di Jateng Semakin Naik

Hendi meraih tingkat elektabilitas sebesar 23,21% sebagai nama potensial dalam pilgub Jateng 2024.

Hendi unggul jauh dari nama - nama lain seperti KH. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) dengan raihan 16,07%, Dico Ganinduto (Bupati Kendal) dengan 13,39%, Sudaryono (Ketua DPD Gerindra Jateng) 10,71%, Taj Yasin Maimoen (mantan Wagub Jateng) sebesar 7,14%, Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) 6,25%, dan Sudirman Said (mantan Menteri ESDM) 5,36%, serta sisanya, yakni 17,86% belum menentukan pilihan.

Elektabilitas PPP di Bawah 4 Persen, Sandiaga Uno Turun Gunung ke Jatim
Elektabilitas PPP di Bawah 4 Persen, Sandiaga Uno Turun Gunung ke Jatim

PPP di Jawa Timur menghadapi persangin ketat dengan partai politik lain.

Baca Selengkapnya
Memasuki Tahun Politik, Plt Ketum PPP Ajak Kader Ketuk Pintu Langit Jemput Kemenangan
Memasuki Tahun Politik, Plt Ketum PPP Ajak Kader Ketuk Pintu Langit Jemput Kemenangan

Dia mengajak semua pengurus dan kader bergandengan tangan dan bergerak menyapa masyarakat, raih elektoral secara maksimal, seraya terus mengetuk pintu langit.

Baca Selengkapnya
Beda Nasib dengan Komeng, Berikut Perolehan Sementara Suara Opie Kumis hingga Dede Sunandar di Pemilu
Beda Nasib dengan Komeng, Berikut Perolehan Sementara Suara Opie Kumis hingga Dede Sunandar di Pemilu

Para pelawak itu bersaing memperebutkan suara dari daerah pemilihan masing-masing dengan kolega satu partai maupun partai politik lain.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Menko PMK: Tak Mungkin ASN 100 Persen Netral saat Pemilu 2024
Menko PMK: Tak Mungkin ASN 100 Persen Netral saat Pemilu 2024

Muhadjir menduga potensi pelanggaran tersebut berhubungan dengan preferensi ASN terhadap kontestan pilihannya.

Baca Selengkapnya
Momen Luhut Binsar Panjaitan Hormat ke Prabowo, Langsung Sebut Mister Presiden
Momen Luhut Binsar Panjaitan Hormat ke Prabowo, Langsung Sebut Mister Presiden

Momen saat Menko marves Luhut Binsar Pandjaitan temui Menhan Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya
Jelang Pilkada 2024, ASN Diwanti-wanti Tak Berpolitik Praktis
Jelang Pilkada 2024, ASN Diwanti-wanti Tak Berpolitik Praktis

Agus mengatakan, potensi ASN melanggar netralitas masih bisa terjadi di Pilkada serentak yang akan digelar di 514 kabupaten/kota dan 38 provinsi nanti.

Baca Selengkapnya
Patokan Cak Imin: PKB Menang di Jatim, AMIN Menang
Patokan Cak Imin: PKB Menang di Jatim, AMIN Menang

Cak Imin ini percaya diri karena selama ini PKB berhasil menang di Jawa Timur setiap pemilu.

Baca Selengkapnya
Hasil Pemilu 1955 Menunjukkan Kemenangan Partai Besar yaitu PNI, Masyumi, NU, dan PKI, Berikut Penjelasannya
Hasil Pemilu 1955 Menunjukkan Kemenangan Partai Besar yaitu PNI, Masyumi, NU, dan PKI, Berikut Penjelasannya

Pemilu 1955 di Indonesia menjadi momen bersejarah yang menandai pelaksanaan pemilihan umum pertama setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Baca Selengkapnya
Sekjen PDIP Tegaskan Mahfud Lepas Jabatan Menko Polhukam Bukan soal Elektoral
Sekjen PDIP Tegaskan Mahfud Lepas Jabatan Menko Polhukam Bukan soal Elektoral

Keputusan Mahfud cermin dalam menunjukkan etika dan keteladanan politik.

Baca Selengkapnya