Mendagri yakin penunjukan Komjen Iriawan tak berdampak pada Jokowi
Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo meyakini penunjukan Sekretaris Utama Lemhannas Komjen Pol Mochamad Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat tidak akan menimbulkan polemik. Pasalnya, kebijakan yang diambilnya tidak melanggar aturan.
Hal itu ia sampaikan saat ditemui usai acara pelantikan Pj Gubernur Jawa Barat di Gedung Merdeka, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Senin (18/6).
Tjahjo menegaskan, dirinya tidak mungkin menunjuk penjabat yang salah atau melanggar yang bisa berimplikasi terhadap presiden Joko Widodo.
"(Penunjukan Iriawan) Enggak ada apa-apa. Orang-orang sudah curiga, kan enggak mungkin saya mengusulkan orang (tapi) menjerumuskan Bapak Presiden," katanya.
Dia meminta, masyarakat tidak melihat Iriawan sebagai orang yang berlatar belakang anggota Polri. Ia mengakui jika sebelumnya wacana penunjukan Iriawan sempat menimbulkan polemik.
"Memang (pelantikan) sempat ditunda, tapi yang penting tidak melanggar Undang-undang. (Sebelum resmi dilantik) Saya usulkan (nama Iriawan) ke Presiden. Akhirnya, (karena ada polemik) di mediasi Menko Polhukam, untuk menjaga netralitas pejabat TNI Polri tidak usah (menjadi Pj)," kata Tjahjo.
Namun, setelah Iriawan dimutasikan ke lembaga yang struktur eselonnya sama dengan Dirjen usulan itu sudah tidak masalah lagi. Kecurigaan terkait netralitas dalam Pilkada yang dikaitkan kepada Iriawan sudah tidak beralasan.
"Jangan curiga. Toh mau apa? Pilkada tinggal seminggu. Enggak ada apa-apa (menunjuk penjabat dari Polri TNi)" ucap Tjahjo.
Sebelumnya, Mochamad Iriawan resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, mengisi kekosongan Ahmad Heryawan (Aher).
Pelantikan dilakukan di Gedung Merdeka, Jalan Asia-Afrika Kota Bandung oleh Mendagri, Tjahjo Kumolo.
Dalam acara yang dihadiri ratusan pejabat di Jawa Barat itu, Tjahjo membacakan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 106/b Tahun 2018.
Tjahjo dalam acara itu membacakan sumpah yang kemudian diikuti oleh Iriawan. Ia berjanji akan bekekerja sebagai penjabat gubernur Jawa Barat dengan baik.
"Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya, sebagai penjabat Gubernur Jawa Barat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan segala UU dan peraturannya dengan segala selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat nusa dan bangsa," kata Iriawan mengikuti kata-kata Tjahjo.
Tjahjo juga membacakan naskah pelantikan Presiden resmi melantik Iriawan. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya