Mekanik Mesin Dikeroyok Dituduh Dukun Pendukung Calon Kades di Serang

Senin, 4 November 2019 22:01 Reporter : Dwi Prasetya
Mekanik Mesin Dikeroyok Dituduh Dukun Pendukung Calon Kades di Serang Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pria di Serang diamuk massa pendukung salah satu calon kepala desa di Desa Beberan, Ciruas pada perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Serang.

Beruntung, pria yang diketahui bernama Kadam (50) berhasil diselamatkan dari amukan massa dan diamankan polisi ke Mapolsek Ciruas. Peristiwa tersebut terjadi pada, Minggu (3/11) pukul 17.30 WIB.

"Di dekat TPS, sempat dikejar-kejar dan lari-larian dan dikerumunin massa yang sedang menonton penghitungan suara, jadi keliatan kisruh orang dicurigai dukun lagi ritual gitu yah," kata Kapolsek Ciruas Kompol Sukirno saat dikonfirmasi, Senin (4/11).

Kapolsek menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat itu korban sedang duduk di belakang Tempat Pemungutan Suara (TPS) menonton penghitungan suara hasil Pilkades sambil menjemput istri dan cucunya.

Setelah mendapat informasi bahwa istri dan cucunya sudah pulang ia pun langsung bergegas pulang, namun pada saat hendak mengambil motor, beberapa massa pendukung salah satu calon mencurigai Kadam sebagai dukun salah satu calon lain. Lalu massa pun langsung mengejar dan mengkeroyok Kadam.

"Kemudian petugas yang menjaga TPS mengamankan dan dibawa ke kantor (polsek) diperiksa," katanya.

Berdasarkan pemeriksaan di Mapolsek Ciruas, bahwa yang bersangkutan bukan seorang dukun melainkan berprofesi sebagai tukang servis/mekanik mesin berbagai jenis elektronik.

"Dia memang bukan dukun, cuma memang tim salah satu calon dan dia itu orang ahli mesin. Memang suasana kebatinan pilkades lumayan seru. Jadi mistis itu sangat kental sekali dan dipercayai," katanya.

Saat ini, kata Sukirno, permasalahan tersebut sudah berhasil diredam dan kedua belah pihak sudah sepakat berdamai karena hanya salah paham. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Pilkades
  2. Serang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini