Megawati Terang-terangan Minta Jatah Menteri, Partai Demokrat Bandingkan di Era SBY

Sabtu, 10 Agustus 2019 11:44 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Megawati Terang-terangan Minta Jatah Menteri, Partai Demokrat Bandingkan di Era SBY AHY temui Jokowi di istana. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Saat pembukaan Kongres ke-5 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bali, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik di depan para kader dan tamu undangan. Dalam pidatonya Megawati sempat melontarkan sindiran kepada partai-partai lain.

Partai Demokrat pun menanggapinya dengan santai. Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, menilai pidato Mega sebagai arahan untuk para kader PDIP.

"Partai Demokrat melihat pidato Ibu Mega itu kami anggap sebagai pidato seorang ketua umum pada partai, anggotanya, untuk membangkitkan semangat partainya. Kongres itu kan internal partai," kata Imelda saat diskusi politik di Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).

Imelda juga sempat menyoroti terkait permintaan jatah menteri yang disampaikan Mega. Dia membandingkan saat era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak terang-terangan meminta jatah menteri.

"Dalam 10 tahun (era SBY) itu tidak ada partai-partai koalisi meminta langsung secara terbuka kepada seorang presiden terpilih," ungkap Imelda.

Imelda pun berharap saat pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin bisa memimpin pemerintahan dengan baik. Dia menambahkan penentuan menteri adalah kewenangan Jokowi-Ma'ruf Amin. "Bagi kami hak prerogatif biar menjadi kewenangan penuh," kata Imelda.

Sebelumnya dalam pidato di Kongres, Megawati menyampaikan bahwa PDIP harus mendapat jatah kursi menteri yang paling banyak dari partai lain. Permintaan itu disampaikan Mega dengan kalimat yang tegas.

"Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," kata Megawati. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini