Masuki hari pendaftaran, mengapa 2 partai ini masih galau tentukan capres

Senin, 6 Agustus 2018 06:34 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Masuki hari pendaftaran, mengapa 2 partai ini masih galau tentukan capres Jokowi undang Zulkifli Hasan ke Istana. ©2016 Merdeka.com/supriatin

Merdeka.com - Dua partai besar ini nampaknya masih bimbang menentukan capres untuk Pilpres 2019. Buktinya hingga memasuki hari pendaftaran keduanya belum mengumumkan siapa yang akan diusung.

Padahal petinggi partai-partai ini sempat bertemu dengan para capres. Namun ternyata pertemuan itu belum menentukan bisa sikap politiknya. Partai apa saja yang masih galau tentukan capres? Berikut ulasannya:

1 dari 3 halaman

Partai Amanat Nasional (PAN)

Ketua MPR Zulkifli Hasan. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Hingga saat ini PAN belum menentukan capres yang akan diusung pada Pilpres 2019. PAN baru akan menentukan sikap politiknya pada rapat kerja nasional (Rakernas) yang digelar 5-6 Agustus mendatang.

"Ya, belum (tentukan capres). Pada rakernas akan diserahkan kepada capresnya," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/7).

Sementara itu untuk posisi cawapres, PAN akan menyerahkan kepada capres yang nanti bakal diusung.

2 dari 3 halaman

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Kantor DPP PKS. ©2013 Merdeka.com/benny

Tak cuma PAN, PKS juga masih galau menentukan capres yang akan diusung pada Pilpres 2019 mendatang. Hingga memasuki pendaftaran capres, partai berlambang bulan sabit dan padi ini belum menyatakan siapa yang akan diusung.

"Semua fraksi, semua partai kan masih berdialog ya membuka dialog ke semua partai lainnya. Saya kira itu biasa dalam Pilpres. Jangankan Pilpres, Pilkada saja sampai last minutes," kata Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzammil Yusuf, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/7).

PKS memang mengusulkan beberapa nama kader sebagai cawapres di Pilpres mendatang. Namun, baik kubu Prabowo Subianto maupun Jokowi masih mencari pasangan tepat untuk mendampinginya nanti.

3 dari 3 halaman

PAN dan PKS sempat bertemu para capres

Prabowo dan Sohibul Iman adakan jumpa pers. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Untuk mendapat dukungan, para capres sempat mendekati PAN dan PKS. Sebab kedua partai tersebut hingga kini belum menentukan capres yang akan diusung.

Misalnya saja, beberapa waktu lalu Jokowi bertemu dengan petinggi PKS. Pada pertemuan itu Jokowi dikabarkan menawarkan koalisi. "Untuk terkait Presiden Jokowi, benar bertemu dengan beliau. Habib Salim," ujar Ketua DPP PKS Al Muzzamil Yusuf kepada wartawan, Kamis (26/4).

Selain dengan PKS, Jokowi juga bertemu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Istana Bogor. Disinyalir pertemuan dengan kedua petinggi partai tersebut lantaran PAN dan PKS belum menentukan sikap politik.

Tak cuma Jokowi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun melakukan hal serupa bertemu dengan petinggi dua partai tersebut. Prabowo menyatakan koalisi dengan dua partai sudah terbangun meski belum ada pernyataan resmi dari parpol-parpol tersebut. "Sesungguhnya koalisi Gerindra, PKS, dan PAN itu sudah de facto, berjalan. Walaupun kadang susah," katanya di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7). [has]

Baca juga:
Jokowi anggap rekomendasi kiai minta Cak Imin Cawapres merupakan hal baik
Alumni 212 minta AHY tak jadi Cawapres, Demokrat serahkan ke Prabowo
Survei: Jokowi-Mahfud MD vs Prabowo-AHY, Pilpres 2019 diprediksi sengit
Anton Charliyan deklarasi hastag Jokowi 2 periode di Bekasi
Sekjen PDIP ngaku tak lobi PAN untuk gabung koalisi

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini