Ma'ruf Amin Nilai Susun Menteri Perlu Negosiasi, Bukan Masalah Gampang
Merdeka.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, mewacanakan, capresnya, Prabowo Subianto mengumumkan tim penasehat yang bisa jadi calon menteri. Total ada 80 orang.
Terkait hal itu, Cawapres Ma'ruf Amin, menilai tidak apa-apa. Namun, syaratnya harus menang dulu.
"Ya enggak apa-apa sih itu. Tapi kalau kita, kita sih menang dululah. Kalau enggak menang, kan (malu) iya. Menang dulu, bekerja dulu, baru susun menteri," ucap Ma'ruf di Sidoarjo, Jatim, Rabu (10/4).
Dia menuturkan, menyusun menteri itu harus dirembukan bersama-sama terlebih dahulu. Bahkan perlu kajian yang dalam.
"Menyusun menteri itu kan negosiasi, ke kanan ke kiri, ini tepat apa tidak. Main tunjuk itu bagaimana. Kajiannya harus cukup lama" ungkap Ma'ruf.
Selain itu, masih kata dia, semua aspirasi harus didengar. Serta mempertimbangkan kemampuan seseorang itu tak mudah. Sehingga tak mungkin main diumumkan begitu saja.
"Ini ditempatkan di sini alasannya apa, apa profesional dia, aspirasi partai, partai mana, siapa yang diberi partai. Kan itu bukan masalah gampang. Ini main umum-umumkan saja. Kan kita tidak mungkin," pungkasnya.
Sebelumnya, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman, mengatakan, akan mengumumkan 80 nama yang disebut-sebut akan masuk daftar bakal calon menteri jika menang Pilpres 2019. Sejumlah nama ini akan diumumkan Prabowo di sela agenda kampanyenya di daerah.
Menurut dia, 80 nama itu sebenarnya belum pasti. Namun sempat diwacanakan sebelumnya oleh Prabowo.
"Belum fix itu sebetulnya. Tapi kemarin ada wacana Prabowo akan mengumumkan 80 orang putra putri terbaik bangsa yang menjadi tim beliau dalam berbagai bidang," ujarnya di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng.
Sejumlah nama itu, lanjutnya, tak semua menjadi calon menteri. Karena Prabowo tak pernah membicarakan nama-nama yang akan menduduki jabatan tertentu. Namun sejumlah nama itu tak menutup kemungkinan akan diangkat menjadi menteri.
"Sore ini disampaikan. Kalau enggak di Malang, di Solo, disampaikan ke publik," kata politikus Gerindra ini.
Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya