Kubu Jokowi Minta Prabowo Akhiri Pernyataan Pesimisme Terhadap Bangsa
Merdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani meminta Capres nomor 02 Prabowo Subianto mengakhiri pernyataan-pernyataan pesimisme di masa kampanye saat ini. Terlebih lagi pernyataan pesimis tentang keberlangsungan Indonesia di sektor ekonomi dan kesejahteraan.
Dalam konferensi pers di posko pemenangan TKN, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Arsul menyindir komunikasi politik Prabowo bak propaganda ala Rusia tidak akan laku di Indonesia.
"Kami TKN yakin propaganda Rusia enggak akan laku di Indonesia. Model seperti itu harus diakhiri, apalagi menyongsong debat capres pasti data kualitatif dan kuantitatif itu akan dihadirkan," kata Asrul, Rabu (26/12).
Politisi PPP itu mengimbau agar Prabowo ataupun tim suksesnya berargumen berdasarkan data faktual dan akurat. Sehingga, imbuh Arsul, pernyataan mengenai Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan data yang ada saat ini.
"Tidak hanya dengan lontaran apalagi data empirisnya itu keliru. Enggak apple to apple," tukasnya.
Saat ini, nama Haiti jadi perbincangan di Indonesia, terutama di Twitter. Itu terjadi setelah salah seorang calon Presiden, Prabowo Subianto mengatakan Indonesia setingkat dengan negara miskin di Afrika seperti Rwanda dan Haiti. Yang jadi sorotan warganet adalah soal Haiti yang disebut berada di Afrika, padahal ada di benua Amerika. Haiti juga sempat menjadi trending topic di Twitter pada Selasa malam.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya