Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPU: Zaki-Hermansyah pimpin Kabupaten Tangerang

KPU: Zaki-Hermansyah pimpin Kabupaten Tangerang Calon bupati di Tangerang. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat KPU Kabupaten Tangerang dalam Pilkada bupati dan wakil bupati Tangerang, periode 2013-2018 sepi, Jumat (14/12) selesai dilaksanakan hingga pukul 18.30 WIB.

Hasilnya, nomor urut 1 pasangan calon Ahmad Subadri-M Aufar Sadat memperoleh 113.379 suara (10,49%). Nomor urut 2, Ahmed Zaki Iskandar-Hermansyah 599.478 suara (55,46%). Nomor urut 3, Aden Abdul Khaliq-Suryana 148.178 suara (13,71%). Sedangkan nomor urut 4, Achmad Suwandhi-Muhlis mendapat 219.846 suara (20,34%).

Adapun total suara yang sah 1.080.881 suara. Sedangkan yang tidak sah 31.409 suara dari daftar pemilih tetap (DPT) 1.951.387 pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Jamaludin mengatakan, dengan dibacakannya rekapitulasi dari 29 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk itu KPU telah menetapkan rekapitulasi tersebut.

"Dan berdasarkan Pasal 107 KUP, UU 2004 disebutkan bagi pasangan calon lebih dari 50 persen, ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih, karena itu KPU menetapkan nomor urut 2, Ahmed Zaki Iskandar-Hermansyah sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati periode 2013-2018," ujar Jamaludin, Jumat (14/12).

Imron Khamami saksi tim sukses Achmad Suwandhi-Muhlis mengatakan, pihaknya menemukan ada enam masalah saat pilkada yaitu soal DPT, sosialisasi yang buruk, keterlibatan birokrasi, netralitas penyelenggara, politik uang, dan kecurangan yang lain. Menurut Imron, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk mengajukan gugatan ke MK atau DKPP.

"Ditunggu saja, kalau sudah siap semua kami akan ajukan gugatan. Penyelenggara pun kita temui tidak netral," ujarnya.

Menanggapi itu, Jamaludin mengatakan, KPU Kabupaten Tangerang siap meladeni gugatan pasangan calon. Menurutnya, KPU selama ini sudah maksimal melakukan pekerjaannya. "Kalau sampai batas waktu tidak ada gugatan, kami akan meneruskannya ke Gubernur. Buktikan saja, di mana dan apa," ujarnya.

Ditanya soal banyaknya pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, Jamaludin mengakui minat masyarakat memang sangat minim dalam Pilkada Kabupaten Tangerang tahun ini.

"Tetapi kami sudah mencapai lebih dari 50 persen yang mau datang ke TPS, faktor yang paling dominan adalah masyarakat yang enggan datang ke TPS, bisa jadi karena kejenuhan dalam Pilkada, " tandasnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP