Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPU RI Optimis 81,8 Persen Pemilih Hadir ke TPS di Pemilu 2024

KPU RI Optimis 81,8 Persen Pemilih Hadir ke TPS di Pemilu 2024

KPU RI Optimis 81,8 Persen Pemilih Hadir ke TPS di Pemilu 2024

KPU optimis masyarakan berbondong-bondong menggunakan hak pilihnya di pemilu 2024

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari optimis masyarakat yang menggunakan hak pilihnya dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) mencapai 81,8 persen.


"Kalau pemilih yang lalu kan 81,8 persen yang hadir, kalau kami masih optimis. Kalau target pemilih hadir masih 70,75 persen, di 2019 juga targetnya segitu. Tapi yang hadir bisa sampai 81, 8 persen. Kami masih optimis," kata Hasyim, disela meninjau Gudang KPU Denpasar di Gor Kompyang Sujana, Kota Denpasar, Bali, pada Rabu (13/13) malam.

Sementara, saat ditanya berapa potensi golput dalam pemilu tahun 2024 dari hasil analisanya. Pihaknya menyatakan, bahwa dia lebih fokus memikirkan pemilih yang hadir ke TPS.


"Saya akan mengurusi yang hadir memilih, kalau orang tidak hadir memilih kan faktornya banyak, cocok dengan calonnya atau tidak. Sementara, calon yang menyediakan bukan KPU, ada pihak lain yang menyediakan," ujarnya.

KPU RI Optimis 81,8 Persen Pemilih Hadir ke TPS di Pemilu 2024

"Cocok dengan visi-misinya atau tidak, gitu. Jadi sekarang ini, calon tim kampanye dan segala macamnya sedang berusaha menyakinkan pemilih untuk hadir dan memilih dirinya," ujarnya.

Kemudian dia juga mengajak semua pihak untuk menjaga TPS agar tidak terjadi kecurangan dalam pemilu 2024. Semua proses pemungutan suara, penghitungan suara di TPS terbuka, semua biasa menyaksikan secara langsung.

"Harus kita jamin bersama-sama, KPU tidak bisa sendirian, di TPS kan terbuka, siapa saja boleh merekam, boleh menyaksikan, boleh memotret dan mem-video," ujarnya. 

Hasyim Asyari juga menanggapi soal pemilih kategori orang dalam gangguan jiwa atau ODGJ yang nantinya menggunakan hak suaranya.


Untuk otoritas ODGJ bisa memilih itu tergantung dari pihak dokter yang mendampingi dan bila dokter menangani bahwa ODGJ bisa menggunakan hak pilih tentu bisa dilayani.

"Dalam situasi itu, kalau kondisi sehat atau tidak kan ada pihak otoritas yang menentukan itu tetap. Jadi, kalau kita dinyatakan sehat atau dinyatakan sedang sakit itu ada otoritasnya yaitu dokter, demikian juga ODGJ. Kalau dokter menangani mengatakan apa dapat menggunakan hak pilih, tentu akan kita layani," imbuhnya.


Kemudian, saat ditanya ada berapa banyak pemilih ODGJ pihaknya belum mengetahuinya dan itu bisa dilihat nantinya.
"Iya belum tau. Tau-nya kan nanti," ungkapnya.

KPU RI Optimis 81,8 Persen Pemilih Hadir ke TPS di Pemilu 2024

Sementara, saat ditanya soal mekanisme bagaimana pendampingan ODGJ saat akan melakukan pemilihan. Pihaknya menyatakan, kalau sehat tidak perlu didampingi.

"Kalau orang sehat kan tidak perlu didampingi. Makannya, hari itu harus ada pernyataan sedang sehat atau sakit. Kalau sehat kan tidak perlu didampingi," 

kata Ketua KPU Hasyim Asyari

Kaesang Optimis PSI Raih Kursi di Senayan
Kaesang Optimis PSI Raih Kursi di Senayan

PSI diyakini akan memperoleh suara lebih dari 4 persen.

Baca Selengkapnya
PSI Tetap Optimis Lolos ke Senayan, Mengingat Hasil Survei Sebelum Pemilu
PSI Tetap Optimis Lolos ke Senayan, Mengingat Hasil Survei Sebelum Pemilu

Sejumlah survei sebelum Pemilu menunjukkan elektabilitas PSI di atas 4 persen.

Baca Selengkapnya
KPU Respons PSI soal Ada Temuan 10% Suara Tidak Sah pada Pileg
KPU Respons PSI soal Ada Temuan 10% Suara Tidak Sah pada Pileg

Saat ini belum ada rekap data untuk suara tidak sah dari KPU RI.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
KPU: 181 Petugas PPK, PPS dan KPPS Meninggal Dunia Selama Pemilu 2024
KPU: 181 Petugas PPK, PPS dan KPPS Meninggal Dunia Selama Pemilu 2024

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari melaporkan 181 anggota PPK, PPS, dan KPPS meninggal

Baca Selengkapnya
Hakim MK Sentil Pengacara KPU karena Tak Pernah Bertanya: Enak Sekali Jadi Kuasa Hukum, Diam
Hakim MK Sentil Pengacara KPU karena Tak Pernah Bertanya: Enak Sekali Jadi Kuasa Hukum, Diam

Saldi meledek kuasa hukum KPU tidak pernah bertanya di persidangan.

Baca Selengkapnya
Hasyim Asy'ari: KPU Tidak Ada Niat Berbuat yang Aneh-Aneh
Hasyim Asy'ari: KPU Tidak Ada Niat Berbuat yang Aneh-Aneh

Hasyim juga menjamin dalam mempersiapkan pemilu ini, KPU sangat profesional.

Baca Selengkapnya
Hasil Pleno KPU: Prabowo-Gibran Kalahkan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud di Jawa Timur
Hasil Pleno KPU: Prabowo-Gibran Kalahkan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud di Jawa Timur

Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan 16.716.603 suara.

Baca Selengkapnya
Ketua KPU Bicara Persiapan Hadapi Sengketa Pemilu 2024 di MK
Ketua KPU Bicara Persiapan Hadapi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Bagi pihak yang merasa keberatan hasil Pemilu 2024, dapat segera melaporkan ke MK dalam kurun waktu 3X24 jam.

Baca Selengkapnya