KPU: Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno lolos tes kesehatan

Selasa, 14 Agustus 2018 20:42 Reporter : Merdeka
KPU: Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno lolos tes kesehatan Jokowi-Maruf Amin tes kesehatan. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima hasil pemeriksaan bakal calon presiden dan bakal calon presiden dari PB IDI dan RSPAD Gatot Subroto. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua PB IDI, Ilham Oetama Marsis dan Ketua RSPAD Gatot Subroto, Dokter Terawan Agus Putranto.

"Kami telah menyelesaikan tahapan pemeriksaan kesehatan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, terima kasih untuk PB IDI dan RSPAD Gatot Soebroto untuk kerjasamanya yang telah bekerja secara baik," kata Ketua KPU RI Arief Budiman di Aula Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).

Membacakan hasil dari tes pemeriksaan, Arief menyatakan keempat pasangan calon telah memenuhi syarat kesehatan sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Mereka dinilai telah lulus pemeriksaan jasmani dan rohani, serta bebas narkoba.

"Pertama untuk tuan Joko Widodo tidak ditemukan ketidakmampuan bidan rohani dan jasmani untuk menjalankan kewajiban sebagai presiden. Kemudian, juga dinyatakan negatif dalam penyalahgunaan zat psikotropika dan zat adiktif lain, sehingga memenuhi syarat sebagai calon presiden," kata Arief.

Prabowo dan Sandiaga tes kesehatan ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho



Hal senada juga diutarakan kepada wakilnya, KH Maruf Amin. KPU menyatakan hal senada, sehingga dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon wakil presiden.

Membacakan hasilnya orang perorang, pasangan calon Prabowo-Sandiaga juga dinyatakan KPU telah memenuhi syarat kesehatan. Keduanya dinyatakan dapat menjalani sebagai calon presiden dengan wakil presiden dalam Pilpres 2019.

"Berikutnya untuk bakal calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno, hasilnya juga tidak ditemukan ketidakmampuan bidang rohani dan jasmani untuk menjalankan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden. Serta, bebas dari zat adiktif, atau dinyatakan memenuhi syarat," jelas Arief.

Dengan hasil ini, rangkaian pemilihan presiden dan wakil presiden tinggal menunggu waktu penetapan bakal calon menjadi calon. KPU menjadwalkan agenda tersebut di tanggal 20 September 2018.

Namun bila masih ada syarat harus diperbaiki, bakal paslon diberi kesempatan 16-18 September 2018 untuk syarat perbaikan. Kemudian KPU akan menindaklanjuti perbaika tersebut hingga penetapan 20 September 2018.

"Jadi akan dilanjut pengundian nomer urut, dan dimulainya masa kampanye 23 September 2018," kata Arief. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Pilpres 2019
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini