Koalisi Zaman Now bubar, Demokrat-Golkar bikin Koalisi Sejajar di Pilgub Jabar

Rabu, 27 Desember 2017 22:34 Reporter : Aksara Bebey
Koalisi Zaman Now bubar, Demokrat-Golkar bikin Koalisi Sejajar di Pilgub Jabar Demokrat gabung Golkar di Pilgub Jabar. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) memutuskan keluar dari koalisi Zaman Now yang digagas bersama Partai Demokrat dengan mengusung Deddy Mizwar di Pilgub Jabar. PKS dan PAN mengalihkan dukungan politik dengan merapat ke Partai Gerindra yang mengusung Mayjen (purn) Sudrajat sebagai cagub Jabar.

Setelah koalisi Zaman Now bubar, Partai Demokrat langsung mengubah strategi. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini membangun koalisi dengan Partai Golkar. Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar akan diduetkan untuk bertarung dalam kontestasi Pilgub Jabar 2018.

Pengumuman itu langsung disampaikan oleh Ketua DPD Demokrat Jabar, Irfan Suryanegara dan Ketua DPD Jabar, Dedi Mulyadi di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Rabu (27/12) pukul 21.15 WIB.

"Alhamdulillah setelah salat ashar, terjadi komunikasi antara Demokrat dengan Golkar, intinya kami punya satu kesepahaman dalam pilgub jabar 2018. Akhirnya, kami sepakat untuk bersama mengarungi perpolitikan di Jabar," kata Irfan.

Partai Demokrat dan Partai Golkar menamakannya dengan Koalisi Sejajar. Mereka masih membuka diri untuk partai lain yang ingin bergabung. "Yang penting punya pemahaman yang sama," ucapnya.

Irfan menjelaskan, sebelum memutuskan berkoalisi, komunikasi antara keduanya sudah terjalin sejak lama. Dia menolak anggapan yang menyebut langkah Demokrat sebagai bentuk kepanikan setelah koalisi zaman now bubar jalan.

"Kronologinya, ada satu kesepahaman antara demokrat dan partai lain (PKS dan PAN), tapi ada beberapa hal yang menggugurkan kesepakatan sebelumnya. Jadi, kami (koalisi Jaman Now) tidak saling meninggalkan," ucapnya.

Irfan melanjutkan, keputusan ini akan langsung disampaikan kepada pengurus pusat masing-masing partai. Dia berharap bangunan koalisi dengan Golkar tidak akan bubar di tengah jalan.

"Tentu kerja sama ini menyenangkan. Mudah mudahan kebersamaan ini menjadi pilihan baru untuk masyarakat Jawa Barat," terangnya.

Di tempat sama, Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi menambahkan, koalisi sejajar mempunyai filosofi bahwa dalam kerja sama yang terjalin tidak ada posisi lebih tinggi atau rendah.

"Semuanya punya hak yang sama. Sama-sama ingin membangun Jabar ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Menurutnya, Partai Golkar dekat dengan semua partai, termasuk Demokrat. Komunikasi pun sudah terjalin sejak lama. Hingga akhirnya, tercapai kesepakatan untuk membangun koalisi sejajar.

"Pada sore, ketemu dengan DPD Demokrat untuk merajut kisah cinta tentang Jabar yang tertunda. Kami memiliki kesepakatan untuk bersama maju di pilgub Jabar," ucapnya.

Disinggung mengenai komunikasi dengan partai lain, Dedi mengaku terus melakukannya. Salah satu yang sedang intens adalah PKB.

"Ya kami membuka peluang partai lain bergabung. Nanti akan diumumkan kalau ada perkembangan," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini