Kinerja mulai terlihat, Gus Ipul-Puti memiliki pemilih loyal
Merdeka.com - Kinerja kedua pasangan calon (Paslon) dalam pemilhan Gubernur-Wakil Gubernur mulai terlihat. Paslon Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno memiliki pemilih yang loyal dibandingkan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak.
Fakta in terlihat dari hasil survei yang dilakukan PolMark Indonesia, pada survei terbaru bulan Februari tanggal 6-11 tahun 2018 menyebutkan, ada fakta menarik dari jumlah kemantapan pilihan dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Total pemilih mantap yang akan menentukan untuk memilih sebanyak 50,1 persen.
Pasangan nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak memiliki jumlah pemilih sebesar 27,2 persen, namun pemilih yang mantap untuk memilih sebanyak 17,3 persen. Sementara pasangan calon nomor urut dua, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memiliki jumlah pemilih sebanyak 42,7 persen, dari jumlah tersebut pemilih yang mantap dan tidak akan tergoyahkan sebanyak 29,4 persen.
"Jadi Khofifah dan Emil memiliki jumlah pemilih sebesar 27,2 persen dan pemilih tetapnya sebanyak 17,3 persen. Kalau Gus Ipul-Puti memiliki pemilih sebanyak 42,7 persen, dan pemilih yang loyal sebesar 29,4 persen," kata Eko Bambang Subiantoro, Direktur Riset PolMark Research Center kepada Merdeka.com, Sabtu (17/3).
Eko menyatakan, dengan jumlah tersebut bisa diketahui kalau pemilih loyal dan tidak bisa digoyang untuk pindah ke calon lain dimenangkan Gus Ipul dan Puti dengan jumlah pemilih mantap sebesar 29,4 persen, dari jumlah pemilih yang menyukai Gus Ipul-Puti sebanyak 42,7 persen. Sedangkan Khofifah-Emil masih kalah jumlah pemilih tetapnya sebesar 17,3 persen, dari 27,2 persen pemilih Khofifah.
Hasil penelitian ini dilakukan terhadap 1200 responden, tetapi dari jumlah yang sudah menentukan pilihan itu, ada sekitar 49,9 persen yang masih bisa diperebutkan. Saat ini, tren kedua paslon mengalami peningkatan, dalam 643 hari, pasangan calon Khofifah-Emil mengalami peningkatan tren kemantapan pilihan sebesar 12,6 persen, sedangkan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memiliki tren kemantapan pilihan sebesar 14,6 persen.
"Kedua paslon memiliki kenaikan tren kemantapan pilihan, tetapi Gus Ipul dan Puti memiliki tren kenaikan kemantapan pilihan lebih baik sebesar 14,6 persen, Khofifah-Emil 12,6 persen. Ini berarti kedua paslon dan tim pemenangan calon bergerak untuk merebut hati masyarakat," kata Eko.
Eko yakin, ke depannya perebutan suara terhadap kedua paslon bakal lebih ketat. Mereka akan turun ke lapangan dengan gaya masing-masing, karena harus meningkatkan elektabiltas supaya masyarakat mau menentukan pilhan. Calon Gubernur kedua paslon memiliki keuntungan karena sudah dikenal sejak lama oleh masyarakat, Khofifah sebagai Mantan Menteri sedangkan Gus Ipul Wakil Gubernur.
Khofifah juga merupakan calon gubernur pada dua priode lalu, tetapi tidak berhasil menang. Sedangkan Gus Ipul merupakan calon wakil gubernur dua priode dengan berpasangan Gubernur Soekarwo, Gus Ipul dan Pakde sapaan Soekarwo berhasil mengalahkan Khofifah selama dua priode tersebut.
"Jadi kita lihat persaingannya mendatang. Saya yakin mereka akan berjuang untuk meningkatkan elektabilitas, dan menggiring untuk menentukan pilihan,” terang Eko.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya