Kiai hingga ekonom Madura dukung Khofifah maju Pilgub Jatim
Merdeka.com - Sekitar 100 kiai, santri, pemuda, dan ekonom di Pulau Madura mendesak Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa segera memutuskan maju sebagai gubernur di Pilgub 2018. Mereka menilai, si Bunda Muslimat itu merupakan kader NU mumpuni dan laik memimpin Jawa Timur lima tahun mendatang.
Untuk membuktikan kesungguhan mereka sebagai pendukung setia Khofifah di Pilgub Jawa Timur, mereka pun mendeklarasikan Aliansi Santri, Pemuda, Ekonom, dan Kiai (Aspek) di kawasan Suramadu, Desa Petapan, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Minggu (23/7).
"Tujuan dari deklrasi Aspek ini, untuk mewadahi suara-suara masyarakat yang menginginkan agar Ibu Khofifah maju menjadi calon gubernur Jatim," kata Ketua Aspek Madura, KH Muchlis Muhksin di sela deklarasi.
Melalui wadah Aspek ini, kata Kiai Muchlis, pihaknya akan melakukan penggalangan tanda tangan kepada ulama se Madura. Tanda tangan ini untuk meminta izin Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar merestui Khofifah yang saat ini masih menjabat menteri sosial ikut Pilgub Jawa Timur.
"Relawan Aspek ini murni suara dari masyarakat. Makanya kita siap untuk menggalang tanda tangan semua ulama se Madura, agar segera disampaikan kepada presiden. Agar beliau memberikan izin kepada Ibu Khofifah Indar Parawansa untuk memimpin Jatim," tegas Kiai Muchlis.
Sebab, lanjut Kiai Muchlis, sebagai kader NU, kualitas kepemimpinan Khofifah sudah tidak diragukan. "Dibanding kader NU lain yang ingin maju jadi calon gubernur, kualitas kepemimpinan Ibu Khofifah ini jauh lebih baik. Begitu juga kontribusinya kepada NU," ucapnya.
Dia menandaskan, bahwa pihaknya menunggu Khofifah segera mendeklarasikan diri maju di Pilgub Jawa Timur 2018. "Insya Allah kalau ibu (Khofifah) nyalon gubernur Jatim, Nahdliyin dan para ulama pasti akan mendukungnya," klaim Kiai Muchlis.
Senada, perwakilan masyarakat Bangkalan, KH Achmad Ali Ridho juga mengaku sangat bersyukur kalau Khofifah memastikan diri mengikuti running Pilgub Jawa Timur.
"Saya pribadi sangat bersyukur. Karena kita butuh sosok pemimpin seperti Ibu Khofifah. Beliau ini tokoh kunci di kalangan Nahdliyin, dan Jatim sebagai barometer NU. Sepak terjang beliau sudah tidak diragukan lagi," katanya.
Kia Achmad ini bahkan mengaku sangat yakin bahwa Khofifah adalah pemimpin yang amanah. "Sejak menjadi anggota DPR RI, dan menteri di era Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid), saya melihat Ibu Khofifah sangat amanah. Beliau tokoh yang bersih dari korupsi, tokoh anti korupsi. Juga tidak sok baik," ucapnya.
Dia menambahkan, Khofifah adalah sosok yang mampu menjalankan tugas dengan baik. "Figur-figur seperti ini harus kita dukung, dan kalau menjadi gubernur, akan betul-betul kaffah, dan tetap menjaga citra sebagai warga NU," tuturnya.
Sekadar informasi, digelarnya deklarasi Aspek di Desa Petapan ini, karena di kawasan ini dianggap sebagai kampung keramat. Acara deklarasi dihadiri perwakilan pemuda, santri, dan kiai dari empat kabupaten di Madura.
"Ibu Khofifah ini adalah satu satunya tokoh wanita NU yang hebat. Dan harus kita dukung. Semoga Ibu Khofifah makin sukses. Kecintaan kita kepada Ibu Khofifah akan kita buktikan di Pilgub Jatim nanti," sahut Ibu Nyai Soleha dari Kabupaten Sampang yang ikut hadir di acara deklarasi.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya