Ketum PPP Nilai Pemindahan Posko Prabowo-Sandi Hanya Gimik Untuk Ganggu Konsentrasi

Rommy menilai, langkah itu sebagai bentuk keputusasaan untuk memecah konsentrasi kubu lawan. Dia meyakini, pada kenyataannya tidak akan benar-benar dipraktikkan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Ketum PPP Nilai Pemindahan Posko Prabowo-Sandi Hanya Gimik Untuk Ganggu Konsentrasi
Prabowo Gala Diner dengan Masyarakat Tionghoa. ©2018 Merdeka.com

Prabowo-Sandiaga berencana memindahkan markas pemenangan di Solo, Jawa tengah. Daerah tersebut dikenal sebagai lumbung suara Joko Widodo atau Jokowi.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Rommy menilai cara tersebut tidak akan berhasil menggerus suara Jokowi. Menurutnya, itu hanya gimik politik saja.

"Saya kira apa yang disampaikan Pak Prabowo ini hanyalah political gimik saja, pada praktiknya akan sulit. Mereka tahu bahwa basis-basis yang pada 2014 Pak Jokowi itu menang, akan sulit dikalahkan," ucap Rommy saat dikonfirmasi, Selasa (11/12).

Rommy menilai, langkah itu sebagai bentuk keputusasaan untuk memecah konsentrasi kubu lawan. Dia meyakini, pada kenyataannya tidak akan benar-benar dipraktikkan.

Meski demikian, pihaknya tidak akan lengah sedikitpun. Walaupun saat ini pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin berada di atas angin untuk memenangkan kontestasi Pilpres ini.

"Siap mengantisipasi semua strategi Prabowo dengan sejumlah strategi yang juga telah disiapkan, untuk mengalahkan strategi lawan," kata Rommy.

Rommy balik menyerang. Menurutnya, justru basis-basis kemenangan Prabowo di Pilpres 2014 yang akan direbut Jokowi-Ma’ruf. Apalagi selama ini pembangunan dan kinerja yang ditunjukkan Jokowi sebagai Presiden sudah dirasakan masyarakat Indonesia.

"Kemenangan Pak Prabowo dulu pada 2014 di 10 Provinsi, hari ini kita putar dan survei menunjukkan angka menggembirakan," pungkasnya.

Sebelumnya, posko pemenangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo-Sandiaga akan pindah dari Jakarta ke Jawa Tengah. Meski wilayah Jateng dianggap basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), BPN yakin bisa mengalahkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Tak tanggung-tanggung, mereka menargetkan perolehan suara hingga 40 persen di provinsi tersebut. Target ini diharapkan dapat mendongkrak raupan suara nasional hingga mampu membawa paslon nomor urut 02 itu ke kursi Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Di sana basis merah jelas, siapapun mengetahui peta politiknya basis PDIP. Maka kami menargetkan 35-40 persen kami targetkan suara di Jawa Tengah. Kami total nanti Prabowo-Sandi akan memenangi di atas 55 persen," kata anggota BPN Ferdinand Hutahaean, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 9 Desember 2018.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi