Kembangkan Kebudayaan, Sandi Gandeng Civil Society dan Ma'ruf Bangun Gedung Opera

Minggu, 17 Maret 2019 21:43 Reporter : Ahda Bayhaqi
Kembangkan Kebudayaan, Sandi Gandeng Civil Society dan Ma'ruf Bangun Gedung Opera Debat Cawapres 2019. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengakui pemerintah sekarang lebih fokus membangun infrastruktur dibanding dengan mengambangkan kebudayaan. Padahal, kata Sandi, Indonesia memiliki seni budaya yang tinggi beragam dan sangat disayangkan tak menjadi fokus utama dalam pemerintahan Presiden Jokowi.

"Saya mengutip perkataan Bung Karno kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat, 'Tuan memang memiliki bom atom, tetapi kami memiliki seni budaya yang tinggi'. Benar saja, Unesco mengakui Indonesia sebagai adidaya kebudayaan yang tinggi," kata Sandi di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (17/3).

"Di bawah Prabowo-Sandi akan mengajak pihak lain seperti universitas dan pihak lain untuk meningkatkan kurikulum minat maka akan muncul ekonomi berbasis kebudayaan. Kami percaya hal itu akan menciptakan letupan ekonomi, lapangan kerja untuk anak muda," tambah dia.

Menurut cawapres nomor 01, Ma'ruf Amin, pihaknya akan menyiapkan dana abadi untuk kebudayaan agar makin berkembang seperti dana abadi pendidikan dan dana riset. Ma'ruf juga akan mendorong untuk perkembangan kebudayaan melalui ekonomi kreatif seperti Bekraf dan menggelar festival kebudayaan di berbagai negara.

"Kami juga akan membangun gedung opera di Sidney, untuk eksebisi kebudayaan," kata Ma'ruf.

Sandi berpendapat, membangun kebudayaan tak harus menjadi beban pemerintah. "Kita melihat karya anak muda kita sudah mendunia. Jangan semua jadi beban pemerintah, padahal banyak yang bisa membantu seperti universitas, civil society (masyarakat madani)," kata Sandi. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini