Kapolri minta Kakor Brimob mundur jika maju Pilgub Maluku

Kamis, 12 Oktober 2017 19:31 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
irjen murad ismail. ©2017 blogspot.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengingatkan anggotanya yang ingin mencalonkan diri menjadi peserta Pilkada harus mengundurkan diri. Tujuannya adalah untuk menghindari konflik kepentingan.

Tito mengaku mendapat informasi bahwa Komandan Korps Brimob Inspektur Jenderal (Pol) Murad Ismail ingin mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku. Sehingga, dia berharap, Murad mundur sebagai anggota Polri.

"Saya berharap supaya tidak ada conflict of interest sebagai anggota Polri. Kalau memang sudah yakin mau maju lebih baik mengundurkan diri," katanya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10).

Meski demikian, Tito menyebut Murad tetap bisa menjadi polisi sebelum ditetapkan sebagai calon Gubernur Maluku pada awal Februari 2018 mendatang.

"Jadi kalau ditetapkan enggak boleh dia jadi anggota polisi, yaitu awal Februari. Nah tapi kalau seandainya memang yakin mau maju, nggak ada salahnya untuk as soon as possible selesai secepat mungkin sudah yakin, ya mundur saja," tegasnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menginstruksikan kepada anggotanya untuk tetap netral dalam Pilkada. Tito mengingatkan anggotanya bisa menggunakan partai politik jika ingin berpolitik. Sebab, Polri tidak akan ikut campur dalam pemenangan anggota yang ikut Pilkada.

"Yang jelas kan perintah Presiden posisi netral, perintah kapolri posisi netral, kapolda saya perintahkan netral, semua. Jadi kalau nanti ada yang berkonsentrasi anggota Polri, silakan gunakan mekanisme partai yang ada karena polri tidak berpolitik praktis, bersikap netral," imbuhnya.

Sejauh ini, Murad sudah mengantongi dukungan dari Partai NasDem untuk maju sebagai calon Gubernur Maluku. Keputusan itu diambil setelah Ketua Umum NasDem Surya Paloh yang didampingi oleh Tim Tujuh Bapilu NasDem bertemu Murad Ismail di kantor DPP NasDem Jalan RP Soeroso, Gondangdia Lama, Jakarta.

Murad Ismail merupakan putra kelahiran Maluku yang sekarang menjabat sebagai Kakor Brimob Polri dengan pangkat Irjen Pol. Pada tahun 2013 sampai dengan 2015, Perwira Tinggi bintang dua itu pernah menjabat sebagai Kapolda Maluku. Selama menjabat Kapolda Maluku, Murad Ismail dikenal baik oleh semua kelompok masyarakat, baik Muslim ataupun Nasrani. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Kapolri Tito Karnavian
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.