Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KAMI: Pidato Gatot Nurmantyo Dihentikan Polisi

KAMI: Pidato Gatot Nurmantyo Dihentikan Polisi Gatot Nurmantyo. YouTube @Indonesia Lawyers Club ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Timur menyesalkan terjadinya aksi pengadangan dan pembubaran acara silahturahmi yang menghadirkan mantan Panglima TNI Jendral (purn) Gatot Nurmantyo di Surabaya.

KAMI menyebut, pembubaran dilakukan oleh Kepolisian. Padahal mereka sudah mengantongi izin dari polisi.

Hal ini pun ditegaskan oleh Komite Eksekutif KAMI Jatim Donny Handricahyono. Ia menyatakan, Gatot Nurmantyo sebenarnya baru saja bicara saat di lokasi di kawasan Jambangan Surabaya.

Di tempat tersebut, Gatot diminta untuk berbicara oleh para tokoh yang hadir. Namun itu acara makan bersama. Agenda di di Jambangan bukanlah acara inti KAMI. Acara inti KAMI ada di Gedung Juang 45, sesuai dengan undangan yang tersebar.

"Kita mau sarapan di penginapan itu. Begitu kita mau sarapan di penginapan itu, karena banyak kiai, lantas karena tokoh diminta sambutan untuk bicara dan lain-lain. Begitu bicara baru jalan sudah dibubarkan sama polisi," katanya, Senin (28/9).

Mengaku dari Polda Jatim

Dia menambahkan, orang yang menghentikan Gatot berbicara di depan para tokoh mengaku sebagai polisi dari Polda Jatim. Meski, orang tersebut tidak berpakaian dinas dan tidak menunjukkan identitas Kepolisian lainnya.

"Polisi yang membubarkan. Tapi sama sekali tidak menunjukan identitas. Dia menyebutkan dari polisi Polda, tapi tidak menunjukan surat apapun," terang dia.

Dia menyebut, penghentian terjadi dengan alasan di luar penginapan ada ormas yang sudah teriak-teriak.

"Alasannya di luar ormasnya sudah seperti itu teriak-teriak terus, mengintimidasi mengganggu suara. Ya sudah kita tidak bisa menuju HD 45. Ya sudah kita duduk-duduk di situ,” jelas dia.

Dikonfirmasi soal pemberitahuan atau izin acara pada Kepolisian, Donny menyebut pihaknya sudah melakukan hal tersebut. Ia bahkan mengaku sudah memegang lisensi yang dibutuhkan.

"Kami sudah memberikan pemberitahuan dan kami pegang (izin) itu. Hari Sabtu apa hari Jumat (izin) ke Polda," tegasnya.

Bukan Polisi

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan terkait dengan pembubaran acara KAMI tersebut. Namun ia menyebut pembubaran dilakukan oleh pihak Gugus Tugas.

"Kelompok aliansi yang tadi berkumpul itu kita lakukan proses penghentian kegiatannya. (Yang menghentikan) Tergabung dalam kelompok gugus tugas. Karena kita tahu situasi saat ini kan Jawa Timur masuk perhatian nasional untuk pandemi covid-19," ujarnya.

Disinggung soal izin acara KAMI, Truno menjelaskan, mengacu pada PP no 60 2017 pada pasal 5 dan pasal 6 ini harus ada pemberitahuan yang sifatnya izin. Ia menyebut yang berwenang mengeluarkan izin adalah Kepolisian.

"Siapa pejabat yang berwenang untuk mengeluarkan izin adalah Kepolisian. Terkait dengan kegiatan yang sifatnya lokal 14 hari sebelumnya. Untuk kegiatan yang sifatnya nasional 21 hari sebelumnya. Kita ketahui dari beberapa yang kita lihat surat-surat administrasi itu baru diberikan tanggal 26 september atau baru 2 hari lalu," tukasnya.

(mdk/rnd)
ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Polisi Terima 322 Laporan Pelanggaran Pidana Pemilu 2024, Turun Drastis dari 2019

Polisi Terima 322 Laporan Pelanggaran Pidana Pemilu 2024, Turun Drastis dari 2019

Sebanyak 65 kasus di antaranya tengah ditangani kepolisian.

Baca Selengkapnya
Kabar Gembira! Pemudik Bisa Titip Motor atau Mobil ke Kantor Polisi Terdekat

Kabar Gembira! Pemudik Bisa Titip Motor atau Mobil ke Kantor Polisi Terdekat

Pemudik juga bisa menitipkan rumah kosongnya kepada polisi agar terus dipantau selama mudik

Baca Selengkapnya
Di Hari Ulang Tahun, Ibu Ini Mendapatkan Kado Terindah Berbarengan dengan Pelantikan Sang Anak Jadi Polisi

Di Hari Ulang Tahun, Ibu Ini Mendapatkan Kado Terindah Berbarengan dengan Pelantikan Sang Anak Jadi Polisi

Di hari pertambahan usia ia justru mendapatkan kado terindah atas keberhasilan anaknya yang menjadi seorang polisi.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Polisi Gadungan yang Ngaku Berpangkat AKP Ini Tipu Wanita hingga Rp 165 Juta, Begini Nasibnya Kini

Polisi Gadungan yang Ngaku Berpangkat AKP Ini Tipu Wanita hingga Rp 165 Juta, Begini Nasibnya Kini

Polisi gadungan melakukan penipuan hingga ratusan juta. Kini diamankan pihak. kepolisian.

Baca Selengkapnya
Polisi Kampanyekan Pemilu Damai sambil Dengar Curhatan Warga

Polisi Kampanyekan Pemilu Damai sambil Dengar Curhatan Warga

Berbagai cara dilakukan Kepolisian dalam memastikan Pemilu 2024 berlangsung damai.

Baca Selengkapnya
Polisi Bakal Tindak Tegas Pemotor Knalpot 'Brong': Suaranya Bising, Ganggu!

Polisi Bakal Tindak Tegas Pemotor Knalpot 'Brong': Suaranya Bising, Ganggu!

Karena selain mengganggu ketertiban umum, tindakan itu juga melanggar peraturan lalu lintas

Baca Selengkapnya
Polisi Kembangkan Kasus Pembakaran Pemukiman saat Iring-iringan Jenazah Lukas Enembe

Polisi Kembangkan Kasus Pembakaran Pemukiman saat Iring-iringan Jenazah Lukas Enembe

Polisi masih mencoba mencari pelaku lain dalam kasus pembakaran ini.

Baca Selengkapnya
Geram Ibunya Sering Dianiaya, Pelajar di Garut Gelap Mata Bacok Ayah Tirinya Bertubi-tubi

Geram Ibunya Sering Dianiaya, Pelajar di Garut Gelap Mata Bacok Ayah Tirinya Bertubi-tubi

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut kaitan dengan kejadian itu.

Baca Selengkapnya
Awalnya Gerombolan Pemuda Ini Ditegur Pak Bhabin Motornya Tak Sesuai Aturan, Endingnya Diberi Kejutan Bikin Tersenyum

Awalnya Gerombolan Pemuda Ini Ditegur Pak Bhabin Motornya Tak Sesuai Aturan, Endingnya Diberi Kejutan Bikin Tersenyum

Brigadir Agus Kurniawan kedapatan menghampiri segerombolan pemuda di pinggir jalan.

Baca Selengkapnya