Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kalah di Tanah Kelahiran, Ma'ruf Bilang 'Yang Penting Suara Nasional'

Kalah di Tanah Kelahiran, Ma'ruf Bilang 'Yang Penting Suara Nasional' Cawapres Maruf Amin di Banten. ©2018 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin harus menelan pil pahit lantaran kalah dari pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Banten. Padahal, Banten adalah tanah kelahiran cawapres 01, Ma'ruf Amin.

Ma'ruf memilih irit bicara menanggapi kekalahannya di kampung halamannya sendiri. Baginya, yang terpenting adalah perolehan suara secara keseluruhan.

"Enggak apa-apa daerah-daerah, tapi yang penting nasionalnya saja," ucap Ma'ruf usai berbuka puasa di Posko Cemara bersama para elit Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Menurutnya, banyak faktor yang mengakibatkan suaranya meredup. Namun dia tidak menyebutkan faktor yang dimaksud. "Ya banyak faktor tentunya. Lebih banyak faktor lah," jelas Ma'ruf.

Bagi Ma'ruf, perolehan suara tingkat nasional jauh lebih penting ketimbang hasil yang diperoleh di masing-masing daerah.

"Jadi kita jangan bicara daerah, bicara nasional saja. Kalau nasionalnya, alhamdulillah," ucapnya.

Untuk diketahui, dalam pleno rekapitulasi suara Pemilu tingkat nasional, pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf mendapat 2.537.524 suara di Provinsi Banten. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga meraih 4.059.514 suara. Jokowi kalah dengan selisih 1.521.990 suara.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP