Kahar pimpin Komisi III DPR, politisi Golkar singgung soal insting politik
Merdeka.com - Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar, Melchias Marcus Mekeng mengatakan bahwa dalam dunia politik seperti lembaga DPR RI, seseorang dituntut untuk menguasai semua bidang disiplin ilmu.
Hal itu menanggapi adanya keraguan publik terhadap penunjukan Kahar Muzakir sebagai ketua komisi III DPR RI yang selama ini identik kinerja kedewanannya selalu bersinggungan di bidang ekonomi saja.
"Di politik tidak dibatasi oleh sekat-sekat ilmu pendidikan atau keahlian, tetapi lebih pada jam terbang, insting politik, komunikasi dan jaringan (seorang politisi)," kata Mekeng, dikutip dari Antara, Rabu (24/1).
"Dan saya yakin dia (Kahar Muzakir,red) bisa menjadi pimpinan yang mumpuni," tegas Mekeng.
Tidak hanya itu, sebagai kolega di fraksi Partai Golkar, Mekeng berharap Kahar Muzakir mampu dengan optimal memimpin komisi bidang hukum tersebut dalam menjalankan fungsi DPR RI.
"Semoga Pak Kahar bisa memelihara suasana kondusif di komisi dan juga dengan mitra kerja (pemerintah), sehingga bisa mencapai hasil yang optimal dalam menjalankan 3 fungsi DPR RI (sebagai legislasi, anggaran, dan pengawasan yang dijalankan dalam kerangka representasi rakyat)," pungkasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan agenda pimpinan dewan akan melantik Kahar Muzakir sebagai ketua Komisi III DPR RI sekitar pukul 10.00 WIB nanti. Komisi III DPR RI yang membawahi bidang hukum berada dalam cakupan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang membidangi Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam).
Sementara itu, Kahar sebelumnya menjabat sebagai ketua badan anggaran (Banggar) DPR RI yang saat ini ditempati Azis Syamsuddin. Kahar juga sebelumnya pernah ditugaskan fraksi di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya