JR Saragih-Ance tak lolos Pilgub Sumut, Demokrat curiga ada permainan kotor

Senin, 12 Februari 2018 16:14 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
JR Saragih-Ance tak lolos Pilgub Sumut, Demokrat curiga ada permainan kotor JR Saragih-Ance Selian. ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Wasekjen Partai Demokrat Rachlan Nasidik curiga ada permainan dari partai tertentu di balik tidak lolosnya Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara. KPU menyatakan JR Saragih-Ance tidak lolos verifikasi karena berkas ijazahnya tidak lengkap.

"KPU harus dicurigai telah jadi kayu pemukul dari permainan kotor partai tertentu," kata Rachlan saat dihubungi merdeka.com, Senin (12/2).

Rachlan mempertanyakan keputusan KPU yang menyatakan JR Saragih-Ance tidak lolos karena masalah ijazah. Sebab, Saragih sudah dua periode menjadi Bupati Kabupaten Simalungun serta pernah berkarir di militer dengan pangkat terakhir kolonel.

"Bagaimana itu bisa bila JR Saragih tak punya ijazah SMA? Apakah KPU setidaknya berani mengatakan manajemen seleksi Akademi Militer Magelang yang meluluskan JR Saragih menjadi Prajurit TNI lebih buruk dari KPU? Sungguh keputusan KPU ini melawan akal sehat," tegasnya.

Atas masalah ini, Demokrat berencana melakukan gugatan ke badan Pengawas Pemilu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP). Namun, Rachlan masih merahasiakan kapan gugatan itu akan diajukan.

"Kita gugat, sedang kita siapkan," ujarnya.

Sebelumnya, pasangan yang diusung Demokrat dan PKB yakni Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian dinyatakan tidak lolos verifikasi. Pasangan ini dinyatakan tidak lolos karena JR Saragih tidak melengkapi berkas ijazah. "Berkas fotokopi ijazah tidak pernah dilegalisasi Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta," kata Ketua Umum KPU Sumut, Mulia Banurea.

JR Saragih-Ance Selian didukung Partai Demokrat dan PKB saat mendaftar ke KPU Sumut. Kedua partai itu menguasai 20 kursi di DPRD Sumut.

Dengan gagalnya JR Saragih-Ance Selian, Pilgub Sumut akan berlangsung satu lawan satu. Mantan Pangkostrad, Edy Rahmayadi, dan pasangannya Musa Rajekshah, yang akan berhadapan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berpasangan dengan Sihar Sitorus. [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini