Jokowi curhat di depan SBY, heran dirinya disebut otoriter

Sabtu, 10 Maret 2018 14:04 Reporter : Sania Mashabi
Jokowi curhat di depan SBY, heran dirinya disebut otoriter jokowi buka rapimnas partai demokrat. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, di Sentul International Convention Center (SICC) Jawa Barat, Sabtu (10/3). Dalam sambutannya Jokowi masih merasa heran mengapa kepemimpinannya pernah dicap otoriter.

"Tapi yang saya heran kalo tidak salah, di medsos Agustus 2017 yang lalu, saya baca, disampaikan bahwa saya adalah pemimpin yang otoriter. Saya heran saja, kenapa kok dibilang otoriter," kata Jokowi di Lokasi, Sabtu (10/3).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini merasa tidak otoriter. Karena dia tidak memiliki perawakan yang sangar dan selalu tersenyum.

"Menurut saya, saya tidak ada potongan sama sekali pemimpin yang otoriter, penampilan saya juga tidak sangar, ke mana-mana juga saya tersenyum," ungkapnya.

"Makanya saya berani bilang saya itu bukan seorang pemimpin otoriter, saya ini seorang demokrat," ucapnya.

Jokowi pernah dituding otoriter setelah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Beberapa pihak menilai Perppu itu menunjukkan bahwa Jokowi bersikap diktator. Pemerintahan Jokowi bahkan lebih dari represif dari pada Orde Baru. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini