Jadi Cawagub DKI, Riza Patria Sudah Ajukan Surat Mundur Jadi Anggota DPR
Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan akan menyerahkan semua berkas persyaratan untuk menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta pada Senin (9/3) mendatang.
"Saya sudah menyiapkan persyaratan administrasi. Insyaallah hari Senin jam 7.30 akan diserahkan ke Gubernur Anies Baswedan," kata Riza di kawasan Kapten Tendean, Jakarta, Jumat (6/3).
Salah satu syaratnya ia harus mengundurkan diri dari posisinya saat ini sebagai anggota dewan DPR RI. Ia pun mengaku telah mengajukan permohonan pengunduran dirinya sebagai legislator tersebut.
"Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri. Insyaallah dalam waktu dekat akan keluar surat dari pimpinan DPR RI pengunduran diri saya," kata dia.
Riza mengaku ia mengajukan surat pengunduran dirinya beberapa hari yang lalu.
Wagub Bukan Ban Serep
Riza Patria menepis persepsi bahwa Wakil Gubernur hanya berperan sebagai ban serep belaka.
"Wagub tidak mungkin jadi ban serep karena fungsi dan kewenangannya sudah di atur dalam UU, dalam Perda dan lain-lainnya," katanya.
Menurut dia, sudah ada ketentuan yang mengatur mengenai kewenangan dan batasan tugas, fungsi seorang wakil gubernur.
"Dan saya yakin Anies sebagai gubernur yang cerdas, yang pintar, yang baik pasti akan memberikan kesempatan dan tugas kepada wakil gubernur siapa pun yang terpilih seusai dengan peraturan perundang-undangan," tukasnya.
Cara Atasi Banjir
Riza Patria mengaku anggaran sebesar apapun tidak akan bisa menanggulangi banjir di Jakarta tanpa partisipasi masyarakat. Oleh karenanya, dia mengusulkan agar masyarakat turut dilibatkan dalam penanggulangan banjir di Jakarta ini.
Salah satu jurus andalan Riza untuk menangkal banjir Jakarta adalah konsep trap atau menjebak air. "Jadi trap itu konsepnya begini, kita tampung (air hujan), resapkan, alirkan, pelihara," katanya.
Secara terperinci, Riza menjelaskan bahwa konsep itu menampung air hujan di dalam sebuah tangki. Baik itu tangki bawah tanah maupun di atas sebuah tower.
Air hujan yang ditampung ini, kata dia akan digunakan sebagai persendian kebutuhan air masyarakat. Baik digunakan sebagai air minum maupun kehutanan lainnya.
"Kalau dia (air tampungan) lebih baru dialirkan ke tanah. Itu konsep yang sangat murah," ungkapnya.
Reporter: Yopi M
Sumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya