Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini tujuan kubu Ahok undang Ketua KPU DKI di rapat tim pemenangan

Ini tujuan kubu Ahok undang Ketua KPU DKI di rapat tim pemenangan Nusron Wahid. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nusron Wahid mengakui jika tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat mengundang Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno. Menurutnya, Sumarno diundang untuk berdialog terkait aturan pelaksanaan putaran dua Pilgub DKI Jakarta.

"Diundang untuk memberikan penjelasan dan aturan main babak kedua apa, supaya kita tahu batas-batas yang melanggar mana, batas-batas yang tidak melanggar mana," kata Nusron di Hotel Novotel, Jakarta, Kamis (9/3).

Nusron mengatakan, dalam pemilu masih banyak aturan yang belum dijelaskan secara rinci oleh pihak penyelenggara Pilkada. Salah satunya, pemberian sembako ke warga masuk dalam politik uang atau tidak.

"Di pemilu ini kan banyak wilayah yang abu-abu, nah yang abu-abu kita mau minta penjelasan apakah bagi sembako di saat seperti ini misal bagian dari money politic atau tidak, kan bisa minta penjelasan," ujarnya.

"Apakah bakti sosial itu bagian money politik atau tidak. Daripada pro kontra nanti, tekanan medsos dan macam-macam, sehingga nanti berubah lagi sikapnya," timpal dia.

Ditegaskan mantan Ketua Timses Ahok-Djarot ini, pertemuan hanya untuk memastikan pelanggaran-pelanggaran yang diatur oleh penyelenggara Pilkada. Nusron mengaku tidak khawatir dengan tanggapan pihak-pihak tertentu terkait pertemuan tertutup tersebut.

"Enggak, pasti bersangkutan (KPU dan Bawaslu) juga diundang paslon satu lagi untuk memberikan penjelasan, biasa itu mah. KPU juga diundang sama Golkar kok seperti memberikan penjelasan pembagian dan perubahan dapil dan sebagainya, misalnya, biasa itu mah," pungkas Nusron. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP