Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Tanggapan Pratikno Soal Tudingan Ikut Campur Urusan Golkar

Ini Tanggapan Pratikno Soal Tudingan Ikut Campur Urusan Golkar Mensesneg Pratikno di UMM. ©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuding 'tangan' Istana ikut bermain dalam pertarungan calon ketua umum di Munas Golkar. Sejumlah menteri Jokowi bahkan disebut mempengaruhi pemilik suara di Munas untuk memilih Airlangga Hartarto.

Empat menteri Jokowi itu adalah Luhut Pandjaitan, Agus Gumiwang Kartasasmita, Pramono Anung dan Pratikno. Mereka berperan mengumpulkan para DPD I Partai Golkar. Para pemilik suara di Munas itu dikumpulkan di Hotel Keraton, Jalan MH Thamrin, Jakarta belum lama ini. 34 DPD I Golkar dikabarkan hadir.

Terkait hal ini, Pratikno yang menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara membantahnya.

"Di Golkar? Apa urusanku sama mereka. Apa urusanku? Kacau kamu. Memang aku pernah orang partai?," katanya di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (29/11).

Dia pun berkilah tak tahu bahwa yang bisa memilih suara itu adalah DPD Golkar. Bahkan, Pratikno mengklaim baru mengetahuinya.

"Yang milih siapa Golkar itu? Yang milih? DPD kan. Aku enggak tahu enggak tahu siapa DPD. Ini baru tahu yang milih DPD," ungkapnya.

Pratikno menegaskan, kehadirannya ke Menko Polhukam hanya berkoordinasi dengan Mahfud untuk menyampaikan pesan Presiden, sebelum yang bersangkutan ke Papua.

"Aku udah kasih tahu. Kesini tuh urusan Pak Menko akan ke Papua. Jadi Presiden titip agar nanti mumpung ke Papua, itu elaborasi, juga solusi yang apa namanya lebih ke pendekatan ekonomi, kesejahteraan, budaya dan seterusnya jadi penekanan yang utama," jelasnya.

Saat ditanya apakah Airlangga yang didorong menjadi Ketum Golkar? Dia hanya mengatakan.

"Apanya? (Airlangga itu) Menko Perekonomian," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP