Ikuti Perintah FX Rudyatmo, Gibran Kumpul Bareng Senior PDIP Solo untuk Belajar

Kamis, 19 Desember 2019 20:24 Reporter : Arie Sunaryo
Ikuti Perintah FX Rudyatmo, Gibran Kumpul Bareng Senior PDIP Solo untuk Belajar Gibran daftar cawalkot Solo di PDIP Jateng. ©Liputan6.com/Gholib

Merdeka.com - Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengumpulkan belasan tokoh senior PDIP Kota Solo, Kamis (19/12). Mereka menggelar pertemuan di rumah salah satu tokoh bernama Sonny Wardhana, Jalan Surya Nomor 68, Jagalan Solo.

Dalam keterangannya, putra sulung Presiden Joko Widodo itu menyebut, ada 15 tokoh yang hadir. Di antaranya Sonny Wardhani yang merupakan aktivis ProMega, Forum 628. Kemudian Hariadi Saptono, yang merupakan fungsionaris DPC PDIP Kota Solo, lalu Teguh Mulyono, dari PAC Serengan, Timbul Hananto, sesepuh partai dan lainnya.

Gibran mengaku tengah belajar. Langkahnya tersebut sesuai dengan perintah Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo. "Perintah dari Pak Rudy kan saya harus belajar dulu. Ya ini tadi belajar dari tokoh-tokoh. Tiap hari blusukan ke pasar, saya belajar dari pedagang," katanya.

Saat ke pasar, lanjut dia, dia tidak lupa mencatat keluhan-keluhan yang dialami pedagang. Begitu pula saat mengunjungi rumah-rumah warga.

"Saya selalu mencatat kritikannya apa. Kalau yang sudah bagus ya akan saya lanjutkan. Tiap hari saya blusukan, sowan ke senior, sowan ke kiai itu untuk belajar sesuai perintah Pak Rudy," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Gibran Temani Puan Makan Soto

Gibran mengaku telah bertemu dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani serta Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto. Setelah menjemput di Bandara Internasional Adi Soemarmo Rabu (18/12) petang saat akan berkunjung ke Sukoharjo, keesokan harinya keduanya makan bersama di Soto Gading, Solo.

Warung Soto di Jalan Brigjen Sudiarto, Gading Kidul tersebut merupakan langganan Presiden Jokowi dan keluarga. Sejumlah tokoh termasuk Megawati Soekarnoputri juga sering mampir ke warung tersebut saat berkunjung ke Solo.

"Tadi (Puan Maharani) ke Soto Gading dulu sebelum berangkat ke bandara," ujar Gibran.

Dia mengungkapkan pertemuannya dengan Puan dan Bambang Pacul juga bagian dari proses belajar. "Saya sadar diri saya masih muda, saya butuh belajar. Tapi anak muda belajarnya cepat," katanya.

Namun Gibran enggan membeberkan isi pertemuan dengan Puan. Tetapi intinya, dia mengatakan selaku kader PDI-P dan bakal calon Wali Kota Solo ke depan akan membangun partai dengan cara gotong royong bersama semua elemen partai.

"Baik yang ada di struktur maupun kultur dan juga sekaligus bersama dengan para tokoh senior partai yang hadir di sore ini," jelasnya lagi.

Salah satu tokoh senior PDIP Solo yang juga mantan anggota dewan dari partai itu, Haryadi Saptono mengatakan acara tersebut merupakan silahturahmi antara Gibran dengan keluarga besar PDIP.

"Baik struktural partai, mantan struktural dan aktivis. Intinya semakin menjelaskan bahwa saat ini Gibran jadi salah satu bakal calon. Jadi kami sepakat untuk berjuang bersama untuk mendukung mas Gibran," katanya lagi.

Adanya dua kader partai yang maju sebagai bakal calon wali kota, dinilai Haryadi bukan satu masalah. Hal tersebut hanya persoalan dinamika partai secara internal.

"Saat rekomendasi turun ke salah satu bakal calon, pasti PDI-P akan jadi satu yang utuh. DPP pasti memberikan satu yang terbaik dan kita akan tegak lurus ke partai," pungkasnya. [ray]

Baca juga:
Politikus PDIP Tegaskan Tak Ada Syarat 3 Tahun Jadi Kader untuk Calon Kepala Daerah
Spanduk 'Tegak Lurus Nderek Megawati' di Tengah Persaingan Gibran dan Purnomo
Gelar Acara Konsolidasi Tiga Pilar di Sukoharjo, Puan Dijemput Gibran di Bandara Solo
Puan Benarkan Adanya Aturan Bisa Perkecil Peluang Gibran Maju di Pilkada Solo
PDIP Tak akan Berikan Keistimewaan Bagi Gibran dan Bobby

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini