Hendropriyono Mau Pinjamkan Anjing, Sandi Bilang Aksi 22 Mei Sekaligus Ibadah

Minggu, 19 Mei 2019 19:22 Reporter : Nur Habibie
Hendropriyono Mau Pinjamkan Anjing, Sandi Bilang Aksi 22 Mei Sekaligus Ibadah Hendropriyono dan pasukan anjing terlatih. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono berencana akan meminjamkan puluhan anjingnya untuk menghalau atau mencegah kericuhan aksi pada 22 Mei 2019. Hal itu ia katakan saat memperlihatkan puluhan anjing terlatih di kediamannya, kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (18/5) lalu.

Menanggapi hal itu, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno merasa heran dengan apa yang dilakukan oleh Hendrpriyono. Menurutnya, aksi yang direncanakan bakal dilakukan oleh sejumlah masyarakat pada 22 Mei 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan berjalan kondusif.

"Kalau aksi teroris mencium bom itu mungkin bisa penggunaan, tapi kalau untuk mengawal manusia yang cinta damai, yang pasti akan melakukan ibadah di situ juga, enggak tepat," kata Sandiaga di Rumah Siap Kerja, Jakarta Selatan, Minggu (19/5).

Apa yang dilakukan oleh Hendropriyono itu, menurutnya sangatlah tidak tepat. Terlebih, hewan itu akan diturunkan di saat bulan Suci Ramadan.

"Mereka tentunya, bagi umat Muslim kan kita najis kena anjing ya. Jadi kalau mau (acara) buka puasa, ya enggak tepat ya. Penggunaan tersebut," ujarnya.

"Kalau untuk mencium bom, melindungi dari kegiatan teroris, tepat. Tapi kalau untuk mengawal proses yang kita yakini sebagai proses damai apalagi di bulan Ramadan, ya harus dikaji dan harus dipastikan jangan mengganggu ibadah bagi masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan," sambungnya.

Sebelumnya, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono mempertontonkan puluhan anjing-anjing terlatih di kediamannya, kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (18/5). Anjing-anjing itu tidak hanya piawai mengadang pencuri tapi juga bisa menghalau para demonstran. Hendro siap meminjamkan pasukan anjing itu untuk kebutuhan mendesak dan ketika situasi tak terkendali.

"Sejak lama sudah kita latih anjing-anjing yang punya IQ tinggi dan cerdas, dan sekarang pas waktunya untuk dipekerjakan. Dan anjing-anjing ini juga, kita pinjamkan untuk digunakan di tempat-tempat yang rawan," ucap Hendropriyono, Sabtu (18/5).

Total, jumlah anjing yang dilatihnya mencapai 150 ekor. Sambil berseloroh, dia siap meminjamkan jika DKI Jakarta membutuhkannya.

"Karena jumlahnya cukup banyak bisa di juga dipatroli kota besar di DKI. Kalau mau pinjam kalian boleh saya pinjemin," tutur Hendropriyono.

Hendro tak menampik pasukan anjing ini bisa diperbantukan untuk mencegah kericuhan aksi 22 Mei 2019. Dikabarkan akan ada pengerahan massa saat Komisi Pemilihan Umum mengumumkan secara resmi hasil rekapitulasi Pilpres dan Pileg 2019.

Meski demikian, Hendropriyono yakin pihak Kepolisian dan TNI sudah bekerja dengan baik. Sudah ada penangkapan yang dipandang akan mengacaukan.

"Sebetulnya kita sudah antisipasi. Tidak akan terjadi hal yang serius. Karena semua sudah kita duga, sudah kita tahu rencana-rencana kekacauan. Sehingga aparat kita, polisi dan TNI sudah berbuat maksimal untuk pencegahan. Saya sangat bersyukur selama ini, saya lihat sedang observasi, menyelidiki, semua rencana ketahuan," ucapnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini