Hakim Ditangkap KPK, Komisi III DPR Ingin Tindakan Preventif

Kamis, 29 November 2018 02:04 Reporter : Devi Veviani
Hakim Ditangkap KPK, Komisi III DPR Ingin Tindakan Preventif Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap ingin, pengawasan dan evaluasi terhadap sistem yang berlaku di lembaga-lembaga negara saat ini. Hal ini sebagai tanggapannya atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (28/11) dini hari.

"Ini kita bicara sesuatu yang lebih komprehensif tidak hanya sekadar berlaku seperti pemadam kebakaran saat kejadian ada kemudian sibuk untuk memadamkan api. Tetapi lebih kepada yang sifatnya preventif," kata Mulfachri di depan Nusantara I Gedung Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11).

Dia mengklaim, upaya untuk meningkatkan pengawasan tindak korupsi terus diupayakan. Sistem penegakan hukum yang berlaku hari ini pun perlu untuk dikoreksi bersama di semua lembaga terkait.

"Potensi untuk menciptakan masalah akan dikaji dan dievaluasi untuk kemudian dicari format yang baik agar ke depan kejadian-kejadian tidak terulang kembali," ujar Ketua DPP PAN itu.

Mulfachri menilai, kejadian ini tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di banyak tempat.

"Yang jadi problem mungkin intensitasnya yang begitu tinggi. Saya kira memang ada masalah yang sangat fundamen yang harus kita carikan jalan keluarnya," tutupnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini