Golkar Ingin KIB Awet hingga Pilgub Sumut 2024

Kamis, 30 Juni 2022 10:36 Reporter : Uga Andriansyah
Golkar Ingin KIB Awet hingga Pilgub Sumut 2024 KIB di Sumut. ©2022 Merdeka.com/uga andriansyah

Merdeka.com - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diharapkan bukan hanya menjadi kerja sama politik untuk Pilpres 2024. Namun, juga bisa menjadi koalisi partai politik yang permanen nantinya termasuk Pilgub Sumatera Utara (Sumut)di tahun 2024.

Ketua DPD Golkar Sumut, Musa Rajekshah, mengatakan, pihaknya ingin meneruskan KIB hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

"Tujuan kami bagaimana pembangunan bisa dikerjakan untuk kepentingan rakyat serta pemilu tidak menjadi perpecahan antar partai politik yang ada. Kami akan saling mengingatkan dalam silaturahmi, semakin kompak membuktikan kehadiran kita di tengah masyarakat benar untuk kepentingan rakyat. Bukan kepentingan politik semata," katanya, Rabu (29/6).

Sementara itu, Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut, Ahmad Fauzan Daulay, menuturkan, pihaknya sudah menyampaikan terkait KIB kepada DPD kabupaten/kota dalam rakerda partainya.

"Kami samina wa athona terhadap keputusan DPP tentang KIB ini. Mudah-mudahan KIB ini bisa dipermanenkan ke depan dan kita atur langkah mudah-mudahan di pemilu. Kami bisa atur strategi bersama," katanya.

2 dari 2 halaman

Pihaknya juga mengaku siap membuat koalisi ini permanen tidak hanya untuk pilpres. Tapi juga sampai di tingkat Pilgub Sumut mendatang. Koalisi ini diharapkan menjadi kekuatan baru baik di tingkat nasional maupun tingkat Sumut.

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumut, Jafaruddin Harahap, mengatakan, silaturahmi ini sudah lama ditunggu sebagaimana amanah dari pusat untuk menjalankan koalisi hingga ke tingkat daerah.

"Kami berharap koalisi ini menjadi kekuatan baru baik tingkat nasional dan Sumut menghadapi Pemilu 2024. PPP secara nasional posisi terakhir dan di Sumut kursi kami hanya dua. Tapi ini bukan kelemahan, melainkan menjadi modal kami untuk menghadapi pemilu mendatang," ucapnya.

Pihaknya juga menyambut baik keberadaan KIB ini karena dinilai bisa menjadi solusi atas merosotnya demokrasi.

"Kami berharap KIB ini mampu menyatukan kekuatan. Membangun demokrasi untuk Indonesia ke depan untuk kepentingan rakyat dan kepentingan umat," tandasnya. [rnd]

Baca juga:
Tolak Usung Prabowo dan Ganjar, Siapa Capres-Cawapres KIB?
PR Besar PPP Bukan Soal Capres atau Koalisi, Tapi Lolos ke Senayan
KIB Tutup Pintu Bagi Cak Imin Jadi Capres, Ini Respons PKB
KIB Tolak Usung Prabowo dan Ganjar, Prioritaskan Kader Partai Koalisi
Golkar Ungkap Alasan Dorong Airlangga Capres, Beda dengan Kandidat Lain
Airlangga: 99 Persen Suara Rakyat Bengkulu Ada di Tangan KIB

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini