Berbekal hasil hitung cepat internal perolehan suara di Pilkada Bantul, pasangan Halim Abdul Muslih-Joko Purnomo mengklaim meraih 58 persen suara. Raihan 58 persen suara ini membuat pasangan nomor urut 1 ini mengungguli pasangan nomor urut 2 yaitu Suharsono-Totok Sudarto.
Usai unggul dalam hasil hitung cepat ini, pasangan Halim-Joko ini pun menggelar deklarasi kemenangan di Rumah Budaya Tembi, Bantul, Rabu (9/12) malam. Deklarasi kemenangan ini dihadiri oleh Halim-Joko bersama partai pengusung dan relawannya.
Dalam pidatonya, Halim yang merupakan Wakil Bupati Bantul periode 2016-2021 ini meminta usai diselenggarakannya Pilkada, tak ada dikotomi di dalam masyarakat Bantul. Halim berharap masyarakat kembali bersatu dan bersama-sama membangun Bantul.
Alhamdulilah malam ini 58 persen suara yang kami terima. Hari ini dengan selesainya pemungutan suara, maka selesailah sudah segala macam dikotomi perbedaan yang lahir karena perbedaan pilihan. Tidak ada lagi kubu 01 atau 02,"ujar Halim.
“Kita memerlukan semua. Kita harus memahami Bantul milik bersama yang harus dibangun dengan bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat dan komponen,” imbuh Halim.
Sementara itu, Joko menjabarkan bahwa kemenangan yang diraih pasangan Halim-Joko adalah bukti kemenangan rakyat Bantul. Joko pun berjanji akan menuntaskan janji-janjinya bersama Halim saat kampanye.
“Kemenangan adalah bukti rakyat telah memberikan kedaulatan dengan memberi hak pilihnya kepada kami. Dengan saudara saya Kang Halim sebagai Bupati dan saya wakilnya, kita akan mewujudkan Bantul sesuai visi misi yang kita usung,” tegas Joko.