Fahmi Idris: Jelang Munas Golkar yang Dihitung Bukan Pandangan Tapi Dana

Selasa, 19 November 2019 19:28 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Fahmi Idris: Jelang Munas Golkar yang Dihitung Bukan Pandangan Tapi Dana diskusi jenggala center. ©2019 Merdeka.com/genantan

Merdeka.com - Persaingan antara Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo memperebutkan kursi ketua umum Golkar jelang Munas kembali panas. Politisi Senior Partai Golkar, Fahmi Idris, menyebut konflik dan polarisasi kader jelang Munas adalah hal wajar.

"Konflik internal selalu ada, juga di Golkar, apalagi faksi. Ada kalanya kita berbeda ada kalanya kita bersama," ujar Fahmi dalam diskusi 'Golkar Mempersiapkan Transformasi Kader Bangsa' di Jenggala Center, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

1 dari 1 halaman

Masalah di Golkar

Fahmi kemudian menyoroti masalah di Golkar. Dia menyebut, yang dipertimbangkan pemilik suara bukanlah gagasan, melainkan siapa kandidat ketum yang punya kantong tebal. Dia berharap hal itu tidak terjadi di Munas beringin mendatang.

"Menjelang Munas itu yang dihitung bukannya pandangan, tapi malah dananya. Ini memang kurang sehat, ini persoalan berat bagi partai," jelasnya.

Meski begitu, ayah kandung senator Fahira Idris ini meyakini bahwa kader Partai Golkar sudah dewasa. Sehingga, semua konflik akan selesai dengan baik saat Munas digelar.

"Saya yakin konflik di Munas akan berakhir santai-santai saja," tutup Fahmi. [rnd]

Baca juga:
Fahmi Idris Tak Setuju Ketum Golkar Dipilih Aklamasi di Munas
Golkar Sebut Ketum Parpol Jabatan Sosial, Tak Masalah Rangkap Jadi Menteri
Bamsoet Sudah Dapat Ketua MPR, Kok Airlangga Dibilang Langgar Kesepakatan?
Golkar Disebut Disetir Pihak Luar, Kubu Airlangga Tegaskan 'Kami Entitas Mandiri'
Aklamasi Dinilai Cuma Untungkan DPD I Golkar, DPD II Bakal Gigit Jari
Pontjo Sutowo Panggil Dua Calon Ketum Golkar

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini