Fadli Zon sebut kemenangan Mahatir jadi pertanda Indonesia akan ganti presiden

Jumat, 11 Mei 2018 18:27 Reporter : Sania Mashabi
Fadli Zon. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengucapkan selamat atas kemenangan Mahatir Mohammad sebagai Perdana Menteri Malaysia pertama dari Barisan Oposisi mengalahkan Najib Razak dari Barisan Nasional. Menurutnya kemenangan Mahatir menjadi tanda bahwa di Indonesia juga akan ada pemimpin baru dari partai oposisi.

"Itu, bisa menjadi semacam tanda-tanda zamanl ah. Bahwa di Indonesia juga akan terjadi perubahan tahun depan," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/5).

Menurutnya kemenangan ini bisa menjadi inspirasi bagi Prabowo untuk maju Pilpres 2019. Sebab saat ini masyarakat Indonesia menginginkan adanya pemimpin baru di tahun 2019.

Karena, kata Fadli, Presiden Joko Widodo tidak menepati janji kampanye dan juga tak berpihak pada kepentingan masyarakat. "Indonesia saya hawanya juga sudah begitu. Hawanya dimana-mana saya datang ke berbagai tempat 2019 ganti presiden," ungkapnya.

Dia menjelaskan banyak faktor masyarakat menginginkan pemimpin baru. Di antaranya faktor Presiden Joko Widodo yang tidak menepati janji kampanye serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Isunya bukan hanya korupsi, Tenaga kerja asing, kemudian janji-janji yang tidak ditepati, macam-macam lebih banyak lagi. Dari pada yang di situ listnya di sini bisa lebih banyak lagi. Belum lagi korupsi-korupsi infrastruktur, belum aja diselidiki. Korupsi yang terjadi di berbagai tempat ini kan belum dibuka aja," ucapnya.

Diketahui, Mahathir Mohammad resmi menjabat kembali sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah mengucapkan sumpah jabatan di Istana Negara, Damansara, Malaysia, Kamis (10/5) malam.

Mahathir sebelumnya pernah menjabat Perdana Menteri Malaysia dalam kurun tahun 1981 hingga 2003. Kala itu Mahatir masih ada dalam Barisan Nasional Partai Malaysia. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini