Fadli Zon Bandingkan Jokowi di Tambak Lorok dengan Incognito Soeharto

Selasa, 19 Februari 2019 20:33 Reporter : Sania Mashabi
Fadli Zon Bandingkan Jokowi di Tambak Lorok dengan Incognito Soeharto Fadli Zon. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritisi ucapan capres petahana Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengaku datang tengah malam untuk menemui nelayan di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah. Fadli pun mempertanyakan dampak yang terjadi setelah kedatangan Jokowi untuk menemui para nelayan di sana.

"Persoalannya, orang mau datang ke situ terus apa? Ada enggak dampaknya kepada nelayan itu? Apakah nelayan itu menjadi lebih bagus hidupnya dengan kedatangan itu? Orang kalau cuma mau datang-datang doang sih gampang saja," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/2).

Dia menilai, tidak ada yang patut dibanggakan dengan Jokowi yang datang dengan tanpa pengawalan. Sebab, kata Fadli, Presiden terdahulu juga sudah melakukan hal tersebut.

"Apa hebatnya? Enggak ada hebatnya itu. Pak Harto dari dulu perjalanan incognitonya biasa saja. Saya kira begitu juga dengan presiden-presiden yang lain, dengan Gus Dur dengan Habibie, mungkin dengan Bu Mega, itu satu hal yang biasa saja, dengan Pak SBY gitu," ungkapnya.

Fadli mengatakan, wajar saja jika Jokowi datang menemui para nelayan. Dia menduga Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak percaya dengan bawahannya di pemerintahan.

"Memang orang itu datang untuk melihat situasi dan kondisi, mungkin tidak percaya laporan dari bawahan, terus apa yang dilakukan? Apakah ada perubahan setelah kedatangan itu? Ada instruksi misalnya Tambak Lorok ini harus diapain harus diapain, kan enggak ada dampaknya. Cuma orang dateng terus apa hebatnya?" ucapnya.

Diketahui, dalam debat capres kedua pada Minggu (17/2) malam kemarin, Jokowi bercerita pernah tengah malam berdua saja dengan sopirnya untuk melihat kondisi nelayan di Tambak Lorok, Semarang. Cerita itu dibenarkan oleh warga sekitar.

Kedatangan Jokowi ke daerah Tambak itu pada 3 Februari lalu selama 90 menit. Jokowi ingin meninjau proyek dan menanyakan keberadaan nelayan. Tapi bukan tengah malam, melainkan Pukul 21.00 WIB.

"Benar, dia datang pukul 21.00 WIB pas saya sedang nongkrong di warung. Saya saksinya. Ada mobil jalan, dan ada seorang datang. Saya kira orang proyek, ternyata Pak Jokowi," kata Haji Sueb Ketua RW XIII Tambak Lorok yang saat itu menerima kedatangan Presiden Joko Widodo, saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (18/2). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini