Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dukung Jokowi, PSI dinilai wajar usul cawapres & susunan kabinet

Dukung Jokowi, PSI dinilai wajar usul cawapres & susunan kabinet PSI ajukan cawapres untuk Jokowi. ©Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Merdeka.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan 12 nama calon wakil presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Tak cuma itu, PSI juga membuat formasi kabinet pemerintahan Jokowi jilid II.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai apa yang dilakukan PSI adalah sesuatu yang biasa saja. Sebab, lembaga survei juga kerap mengutak atik nama-nama tokoh yang dianggap bisa mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

"PSI sebenarnya menyebut nama-nama tokoh tersebut berdasarkan polling yang mereka lakukan," katanya, Jumat (30/3).

Karena itu, dia mengatakan apa yang dilakukan PSI tersebut tak perlu dianggap sebagai strategi politik mencuri perhatian publik demi meraup suara di 2019. Sebab, menurutnya, memang sudah waktunya meramaikan wacana sosok-sosok yang akan maju sebagai capres cawapres.

Dia menilai wajar saja PSI merasa perlu membantu Jokowi mencari sosok cawapres. Sebab, PSI merupakan parpol yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

Menurutnya, dengan sistem pemilu serentak di 2019, parpol-parpol perlu mempersiapkan calon yang akan diusung jauh-jauh hari sebelum pemilu dilaksanakan. Karenanya, apa yang dilakukan PSI akan membantu persiapan dan sosialisasi calon ke publik.

"Kandidat yang diusung juga bisa terbantu jika kepastiannya untuk bertarung sudah dipastikan sejak awal sehingga secara personal dia memiliki waktu untuk mengemas konsep dan perencanaan," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemilu mendatang merupakan pemilu serentak pertama. Karenanya, bisa saja bisa saja parpol-parpol kagok untuk menentukan capres cawapres sejak dini. Selain itu, syarat presidential treshold yang membuat parpol-parpol tak bisa mengusung calon seniri membuat parpol harus lebih dulu membangun koalisi.

Dia mengatakan, meski PSI merupakan partai baru peserta pemilu, tak berarti tak bisa menyumbang ide dan gagasan soal capres cawapres.

"Kebetulan dia sudah memastikan dukungan kepada Joko Widodo, oleh karenanya wajar jika PSI juga ikut menyumbangkan usulan terkait figur-figur yang bisa dipasangkan dengan Jokowi. Nama-nama tersebut tentu saja diperoleh melalui sebuah metode atau mekanisme seperti jajak pendapat atau polling," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP