DPD Golkar Jateng Bantah Dikumpulkan di Jakarta Dipaksa Dukung Airlangga

Sabtu, 30 November 2019 13:28 Reporter : Danny Adriadhi Utama
DPD Golkar Jateng Bantah Dikumpulkan di Jakarta Dipaksa Dukung Airlangga Ketua Pelaksana Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Ketua Pelaksana Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono membantah seluruh DPD dikumpulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Jakarta mengarahkan dukungan dalam proses pemilihan Ketua Umum Petahana Airlangga Hartarto. Iqbal mengatakan, tak ada penekanan khusus memilih Ketum Golkar saat seluruh DPD Jateng dikumpulkan di Jakarta.

"Jadi seluruh DPD ke Jakarta yang ada workshop pendidikan politik. Untuk penekanan dukungan tidak ada," kata Iqbal Wibisono saat ditemui di DPD Golkar Jateng Semarang, Sabtu (30/11).

Dia mengungkapkan tidak mau gegabah dalam menentukan arah dukungan kepada salah satu figur ketua umum. Dia mengatakan, pemilihan ketua umum dilihat sepak terjang setiap figur.

"Dukungan diarahkan saat Munas berlangsung, tidak bisa menentukan sikap sendiri. Kita ingin menyukseskan Munas dengan terhormat dan bermartabat. Tentunya teman-teman di Jateng saya minta harus mampu mewarnai dinamika politik saat Munas berlangsung. Target sudah jelas, Ketum yang dipilih berani nyapres 2024. Berani membawa Golkar memenangi bursa pemilihan legislatif maupun eksekutif," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Ketum Terpilih Diharapkan Berani Mengkaderisasi Internal

Terkait calon Ketum, kata dia dalam Munas di Jakarta, sejumlah kader Partai Golkar di Jawa Tengah bakal diarahkan untuk memberikan dukungannya bagi calon ketum yang memiliki kemampuan menganalisa peta politik, memahami kondisi perekonomian hingga situasi sosial di seluruh lapisan masyarakat.

"Jadi dia juga harus punya kemampuan dan pengelihatan wawasan politik yang mumpuni. Kemudian, di sektor ekonomi, dia harus paham betul situasi dan kondisinya, kecerdasan intelektual serta kehormatan intelektual bisa membawa partai ke arah yang baik. Lalu, sosok Ketum wajib mengetahui ilmu pertahanan nasional dan kondisi sosial masyarakat," ungkapnya.

Selanjutnya, Ketum yang dipilih harus berani membuat gebrakan dalam membentuk integritas bangsa. "Yang paling krusial, harus melakukan peningkatan sumber daya manusia," terangnya.

Kader Golkar menginginkan Ketum terpilih berani melakukan kaderisasi di internal partainya dengan berkesinambungan.

"Kalau kriteria-kriteria itu dapat dipenuhi oleh Ketum yang terpilih, maka Golkar akan tambah hebat. Kita pasti makin optimistis bisa jadi pemenang Pemilu 2024," tutup Iqbal Wibisono. [gil]

Baca juga:
Airlangga Disarankan Fokus Benahi Masalah Ekonomi Indonesia
Agun Gunandjar Khawatir Mekanisme Dukungan 30 Persen Memecah Golkar
Loyalis Bamsoet Sebut Airlangga Mendadak Amnesia Soal Syarat Dukungan Caketum
Jadi Caketum Golkar, Bamsoet Diminta Tidak Kesampingkan Etika Berpolitik
Bakumham Golkar Nilai Loyalis Bamsoet Gagal Paham dalam Terjemahkan AD ART
Maju Caketum, Agun Gunandjar Mau Buat Golkar Modern
Istana Disebut Tak Dalam Posisi Berkepentingan Campuri Pemilihan Ketum Golkar

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini