Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Djarot tuding demo 4 November upaya jegal Ahok dari Pilgub DKI

Djarot tuding demo 4 November upaya jegal Ahok dari Pilgub DKI Djarot Saiful Hidayat. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat menyayangkan ‎kericuhan yang terjadi di Jalan Gedong Panjang, Luar Batang, Jakarta Utara, Jumat (4/11). Sebab kejadian itu menyebabkan dua minimarket porak poranda.

Djarot mengatakan, kericuhan itu membuktikan ada penyusup yang mencoba menggunakan aksi demonstrasi 4 November 2016 untuk mengambil keuntungan pribadi. Di mana dia menduga tujuan utamanya untuk menyebabkan kekacauan.

"Makanya saya bilang kan disusupi oleh kelompok-kelompok yang ingin meraih keuntungan dan keonaran. Saya pantau tadi malam sampai dengan jam 1 malam kasus di Penjaringan penjarahan, termasuk juga penjarahan ATM di BNI, kami tahu, hati-hati kalau kami bertanya, siapa yang bertanggung jawab kalau seperti itu?" katanya ‎di Jalan Jelambar Jaya 4 RT 2 RW 3, Jelambar Baru, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (5/11).

Politikus PDI Perjuangan ini mengungkapkan, jika demonstrasi di negara ini terus seperti ini maka tidak mungkin menjadi bangsa yang besar. Untuk itu, masyarakat harus mengedepankan toleransi dan saling menghargai satu sama lain.

‎"Sekali lagi, demo itu bukan hanya terkait kasusnya Ahok tapi ini ada upaya untuk menjegal ahok supaya Ahok jadi tersangka dan kalau perlu dipenjara, sehingga tidak maju. Mari kita bersaing. Terus terang saya prihatin," tutup Djarot.

Sebelumnya, salah satu pegawai Indomaret, Akbar menceritakan kejadian tersebut berawal sekitar pukul 21.30 WIB.Saat itu, kondisi toko sudah akan ditutup. Namun, tidak begitu lama ketika toko sudah ingin ditutup massa berusaha merangsek ke dalam.

Kerusakan di dalam pun cukup parah, hampir semua isi toko dijarah oleh massa. "Bisa dilihat semua habis, rokok di rak sudah habis, makanan sudah habis," kata Akbar ketika meninjau minimarket Indomaret di Jalan Gedong Panjang, Jakarta Utara, Sabtu (5/11).

Keadaan yang sudah porak poranda kini sudah digarisi batas polisi. Kepala Cabang Indomaret Jakarta, Santoso Wibowo belum bisa memastikan kerugian yang dialami dan menyerahkan semua kepada pihak kepolisian.

Dia juga mengatakan karyawan yang bertugas semalam dipastikan selamat dan tidak ada korban jiwa. "Aman-aman aja," kata Santoso.

Bukan hanya Indomaret tapi minimarket yang berada di sebelahnya ikut menjadi sasaran amuk massa. "Di dalam sama seperti toko sebelah hancur dan barang-barangnya diambil," kata salah satu pegawai Alfamart yang tidak mau disebutkan namanya.

Terdapat dua minimarket yang dirusak oleh massa, satu warung makan, restoran baso Tukul Arwana, dan kantor konsultan pajak. Di daerah tersebut merupakan kawasan tinggal penduduk keturunan Tionghoa yang menjadi sasaran amuk massa tadi malam.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP