Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditinggal Perindo, Gerindra tak masalah jadi oposisi sendiri

Ditinggal Perindo, Gerindra tak masalah jadi oposisi sendiri Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono. ©2017 Merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Partai Gerindra tidak menyesali 'membelotnya' Partai Perindo kini menyatakan dukungannya pada Joko Widodo untuk Pilpres 2019 mendatang. Langkah partai yang diketuai Hary Tanoesoedibjo itu dinilai sebagai hak politik masing-masing partai.

"Enggak (menyesal) lah. Partai Gerindra jadi oposisi sendiri juga enggak apa-apa kok. Buktinya di Pilkada Jakarta koalisi partai lebih sedikit menang kok. Yang punya hak pilih secara otonom itu rakyat rakyat akan punya pertimbangan sendiri," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono di Bandung, Kamis (3/8).

Dia tidak paham alasan partai Perindo yang secara tiba-tiba justru menyatakan dukungannya untuk Jokowi pada 2019. Sejauh ini tidak ada alasan yang diketahuinya. Dia juga tidak mau menuding apakah sikap Hary Tanoe yang menjadi koalisi dengan partai penguasa terkait dengan kasus hukum yang saat ini bergulir.

"Dengan semua argumentasinya ini dikatakan tidak ada kaitannya dengan proses hukum yang dialami oleh Harry Tanoe, tetapi masyarakat punya penilaian sendiri terhadap apa yang sedang terjadi tiba-tiba," jelasnya.

"Yang pasti ‎saya sebagai orang partai harus menghormati keputusn Pak Hary Tanoe dan partai Perindo. Masyarakat punya penilaian sendiri meski dengan susah payah tidak mengaitkan‎ dengan proses hukum yang terjadi dengan Pak Harry Tanoe pasti masyarakat akan mengaitkan itu, implikasinya akan dialami oleh partai Perindo," pungkas Ferry.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP