Diprediksi Lawan PDIP-Gerindra di 2024, Golkar Tegaskan Bisa Merangkul Siapapun

Kamis, 4 November 2021 19:06 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Diprediksi Lawan PDIP-Gerindra di 2024, Golkar Tegaskan Bisa Merangkul Siapapun Pengundian nomor urut Parpol peserta Pemilu 2019. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Poros PDIP-Gerindra melawan Golkar-NasDem diprediksi bakal terjadi pada Pemilu 2024. Politisi Golkar Sarmuji mengatakan, bahwa konfigurasi politik masih bisa berubah. Sebab, pemilu 2024 masih tiga tahun lagi.

"Pemilu masih jauh, konfigurasi politik masih bisa berubah," katanya lewat pesan tertulis, Kamis (4/11).

Menurutnya, Partai Golkar bisa berkomunikasi baik dengan siapa saja untuk Pilpres 2024. Golkar juga terbuka jika ada partai mau bekerja sama.

"Golkar bisa berkomunikasi baik dengan siapa saja. Yang pasti suasana Golkar yang sejuk bisa merangkul siapapun untuk bergabung," kata Ketua DPD Golkar Jawa Timur itu.

Sarmuji mengungkapkan, syarat berkoalisi dengan Golkar harus satu visi tentang Indonesia yang majemuk. Serta menjadikan Pancasila ideologi negara sekaligus perekat nasional.

"Di luar itu, harus memiliki berjuang untuk menaikkan elektabilitas capres dan memenangkan pilpres," katanya.

2 dari 2 halaman

Prediksi Poros PDIP-Gerindra vs Golkar-NasDem

Sebelumnya, Pengamat Politik Gun Gun Heryanto melihat kemungkinan tiga poros di Pemilihan Presiden 2024. Di antaranya poros PDIP-Gerindra melawan Golkar-NasDem.

Gun Gun melihat dari pergerakan aktor-aktor partai politik yang memiliki kecenderungan akan terdapat tiga poros di Pilpres. Kemungkinan, poros pertama akan diisi PDIP dan Gerindra. Poros kedua, NasDem, Golkar, dan PKS. Sedangkan poros ketiga akan diisi oleh partai-partai menengah, seperti PKB, PPP, PAN, dan Demokrat.

Gun Gun mengatakan, poros pertama akan mencalonkan pasangan capres Prabowo Subianto dan cawapres Puan Maharani.

"Secara chemistry tidak ada masalah Prabowo dan Mega. Kedua, akan diinisiasi oleh Golkar dan NasDem. Golkar akan menjadikan Airlangga sebagai kandidat yang didorong. Entah itu RI 1 atau RI 2," ucap Gun Gun saat dikonfirmasi, Rabu (3/11).

Gun Gun menambahkan, Airlangga bisa dipasangkan dengan sejumlah kepala daerah yang memiliki tingkat keterpilihan cukup tinggi. Seperti Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Ini akan jadi pertimbangan poros kedua, yang dimotori Golkar dan NasDem. Karena masih butuh 1 partai lagi, kemungkinan ada di PKS. Makanya kalau kita lihat beberapa komunikasi intens. Tapi masih dinamis," tutur Gun Gun.

Sedangkan, poros ketiga akan dimotori oleh partai-partai tengah. Namun, menurut Gun Gun, butuh sosok atau figur kuat yang bisa diterima oleh semua partai. "Yang paling penting soal skema masing-masing partai, keuntungan untuk kekuasaan di kemudian hari," ucap Gun Gun.

Gun Gun mengatakan, mulai bermunculan nama-nama tokoh politik yang kemungkinan akan maju di Pilpres. Ia mencontohkan, nama Airlangga dimunculkan ke publik untuk menggerakkan mesin partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Partai Golkar memunculkan nama Airlangga untuk menggerakkan mesin partai. Supaya punya soliditas. Dia menjadikan Pilpres terakhir pelajaran berharga, ketika tidak ada sosok nama, kecenderungan mesin partai itu geraknya lambat," kata Gun Gun.

Seperti diketahui, Gerindra ngotot akan kembali mencalonkan Prabowo Subianto sebagai presiden. Sementara PDIP sebagai parpol pemenang, memunculkan nama Puan Maharani.
Sementara Golkar sesuai hasil Rakernas partai, mendorong Airlangga sebagai calon presiden. NasDem sendiri belum memiliki calon, namun berwacana ingin menjaring capres melalui konvensi internal. [rnd]

Baca juga:
Sistem Pemilu Tertutup Dinilai Lebih Cocok untuk Pemilu Serentak
Kata PDIP soal Prediksi Lawan Poros Golkar-NasDem di Pilpres 2024
Soal Koalisi dengan PDIP, Gerindra Tegaskan Fokus Konsolidasi Internal
Gerindra Kaget Deklarasi Prabowo-Puan: Relawan Sudah Koalisi Mendahului Partai
Relawan Deklarasikan Poros Prabowo-Puan untuk Pilpres 2024
Prediksi Pilpres 2024: Poros PDIP-Gerindra Melawan Golkar-NasDem

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini