Dikasih SP1 oleh kubu Agung, ini 'dosa' Setya Novanto

Kamis, 2 April 2015 15:50 Reporter : Marselinus Gual
Dikasih SP1 oleh kubu Agung, ini 'dosa' Setya Novanto setya novanto. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Golkar kubu Agung Laksono memberi peringatan pertama (SP1) kepada anggota tiga anggota Fraksi Golkar Setya Novanto, Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo. Salah satu alasan Setya Novanto kena SP1 karena dinilai tidak loyal sebagai kader beringin.

"(Setya) Novanto tidak melaksanakan rapat paripurna. Hari ini rapat paripurna sudah bubar. Pak Agung lebih dahulu jadi ketua dari dia. Seharusnya Novanto itu tahu bagaimana mekanismenya," jelas Ketua DPP Golkar Bidang Komunikasi dan Pengalangan Opini kubu Agung Laksono, Leo Nababan, kepada awak media di Gedung DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta, Kamis (2/4).

Leo sendiri mengaku bersahabat baik dengan Setya Novanto. Keduanya saling membantu dalam hal apa saja. Akan tetapi menurut Leo, pilihan politik adalah soal pribadi.

"Dia sahabat saya. Beliau orang santun. Empat kali saya omong dengan dia. Intinya saya bilang, kau sudah di SP1. Sore kau terima, dan persoalan persahabatan itu bukan di sini. Ini soal loyalitas partai. Kau di sana saya di sini," tutur Leo.

Seperti diketahui, Rapat Pleno DPP Golkar kubu Agung Laksono tadi malam memutuskan untuk mengeluarkan surat peringatan pertama (SP 1) kepada tiga anggota fraksi Partai Golkar di DPR, yaitu Ketua DPR Setya Novanto, Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo dan Ketua Fraksi Ade Komaruddin. SP 1 tersebut rencananya akan diberikan pada hari ini.

"Adanya kejadian di Golkar tidak menunjukkan loyal sebagai kader Golkar. Rapat pleno tadi malam memutuskan tiga anggota fraksi di DPR yaitu Setya Novanto, Ade Komaruddin, dan Bambang Soesatyo akan diberikan SP 1 hari ini yang dilanjutkan SP 2 dan berujung pada pergantian antar waktu," terang Leo Nababan Ketua DPP bidang komunikasi dan penggalangan opini dari kubu Agung Laksono dalam konferensi pers di gedung DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat.

Lanjut Leo, dikeluarkannya SP 1 itu berdasarkan pantauan kubu Agung Laksono di mana ketiga anggota fraksi tidak konsisten sebagai anggota fraksi Gokar di DPR. Menurut Leo, fraksi adalah perpanjangan tangan partai. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini