Demokrat-PKS Diprediksi Gabung Koalisi Indonesia Bersatu, NasDem ke Kubu PDIP

Senin, 16 Mei 2022 13:45 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Demokrat-PKS Diprediksi Gabung Koalisi Indonesia Bersatu, NasDem ke Kubu PDIP Pengundian nomor urut Parpol peserta Pemilu 2019. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Partai Golkar bersama PAN dan PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam menghadapi Pemilu 2024. KIB diprediksi akan melawan koalisi PDIP dan Gerindra yang telah digaungkan mengusung Prabowo-Puan sejak lama.

Peneliti LIPI, Wasisto Rahadjo Jati mengatakan, besar kemungkinan parpol-parpol lain hanya akan merapat ke dua kutub politik tersebut,

Misalnya saja, kata dia, PKS dan Demokrat. Menurut dia, yang sangat mungkin bergabung dengan koalisi pimpinan Airlangga Hartarto tersebut.

"PKS dan Demokrat sepertinya bergabung dengan kubu Golkar," kata Wasis saat dihubungi merdeka.com, Senin (16/5).

Menurut dia, dua parpol tersebut lebih dekat dengan KIB. Sebab, semuanya pernah bekerja sama dalam koalisi yang sama di era Presiden SBY.

"Karena sudah terjalin relasi dan pengalaman harmonis ketika 10 tahun pemerintahan SBY," jelas Wasisto.

2 dari 3 halaman

Sementara NasDem, lanjut dia, lebih memungkinkan untuk bergabung dengan poros PDIP-Gerindra. Meskipun dia mengakui antara PDIP dan NasDem memiliki hubungan yang kurang baik. Tapi, dalam politik semua bisa sangat cair. Termasuk hubungan antar elitenya.

"NasDem sepertinya lebih dekat ke kubu PDIP," terang Wasis.

Sementara PKB, Wasis melihat, saat ini masih berada di tengah antara dua poros politik yang telah mengkristal tersebut. Apalagi, PKB ngotot ingin mengusung Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden.

"PKB ini masih netral terlebih partai ini masih berusaha mengusung Muhaimin sebagai capres," jelas dia.

3 dari 3 halaman

Dia justru khawatir PKB akan ketinggalan gerbong koalisi apabila tetap ngotot ingin mengusung Cak Imin sebagai capres atau cawapres. Kecuali, PKB bersama parpol Islam ingin membentuk koalisi sendiri.

Untuk posisi capres dan calon wakil presiden di koalisi KIB, Wasis melihat, saat ini KIB butuh sosok yang populis. Hingga sejauh ini, baru Airlangga Hartarto yang didorong Golkar mau sebagai calon presiden.

Ihwal lawatan Gubernur Jabar Ridwan Kamil ke tokoh parpol KIB, Wasis mengatakan, momen tersebut menjadi bagian penjaringan calon presiden dan calon wakil presiden dari KIB.

"Golkar masih berupaya mencari tokoh populis kuat untuk bisa diusung dalam Pilpres 2024," ujar Wasis. [rnd]

Baca juga:
Ketum PAN Ungkap Isi Pertemuan dengan Ridwan Kamil
Bertemu Airlangga, Ridwan Kamil Lapor Respons Positif Koalisi Indonesia Bersatu
Bertemu Ridwan Kamil, Airlangga Tegaskan Capres KIB Dibahas Kolektif
Ridwan Kamil Janji Balas Budi Dukungan Golkar di Jawa Barat
Usai Bertemu Ridwan Kamil, Airlangga: RK Singkatan Rada Kasep

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini