Demokrat: Pansus Bisa Ungkap Kasus Jiwasraya Secara Komprehensif
Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didi Irawadi menilai pengusutan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membutuhkan Panitia Khusus (Pansus). Pansus diyakini bisa mengungkap siapa saja pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Untuk membuat masalah ini lebih dalam dan komprehensif dan bisa mengungkapkan pelaku sampai lebih jauh, hanya dengan Pansus bisa dilakukan," kata Didi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/1).
Menurutnya, Pansus mempunyai kewenangan yang berbeda dengan Panitia Kerja (Panja). Pansus bisa menyelidiki hak angket dan hak interpelasi. Sementara Panja sebatas komisi dan kewenangannya terbatas.
"Pansus ini juga bisa mengantisipasi manakala ada pihak-pihak yang belum dikatakan terungkap bisa dipanggil dalam proses penegakan hukum dengan haknya," ujarnya.
"Pansus hak angket tadi dan jangan lupa manakala ada orang yang mangkir orang-orang yang disinyalir ada orang lain lagi, lalu menghindar proses hukum dan politik itu bisa dilakukan pemanggilan secara paksa dengan kewenangan Pansus dengan menggunakan aparat penegak hukum kepolisian," sambungnya.
Jangan Anggap Remeh Kasus Jiwasraya
Ia pun ingin, kasus yang menimpa perusahaan plat merah ini jangan dianggap remeh. Terlebih, saat ini sudah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Jadi saya kira ini sekali lagi kerugian negara sangat besar sekali, jangan lupa ada Rp13,7 triliun bahkan bisa lebih dari itu mungkin. Oleh karenanya, jangan dianggap remeh kasus ini," ucapnya.
"Justru proses ini sangat membantu kita semua DPR dan pemerintah agar kasus ini bisa terungkap secara terang benderang prosesnya bisa lebih dalam komprehensif dengan proses yang dilakukan," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya