Demokrat Ingatkan Megawati, Menteri Adalah Hak Prerogatif Presiden

Jumat, 9 Agustus 2019 14:43 Reporter : Sania Mashabi
Demokrat Ingatkan Megawati, Menteri Adalah Hak Prerogatif Presiden Kongres V PDIP. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyoroti ucapan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri soal calon menteri muda di kabinet presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi harus memiliki pengalaman di bidang legislatif. Dia pun mengingatkan bahwa pemilihan menteri adalah hak prerogatif presiden.

"Untuk jadi menteri itu kan tidak harus melalui jalur legislatif dulu kan. Yang penting kalau dia dipercaya oleh presiden dan mempunyai latar belakang yang bagus ya kenapa tidak. Dan memiliki kemampuan ya kan. Memiliki pendidikan yang bagus iya kan. Itu kan hak prerogatifnya presiden," kata Syarief pada merdeka.com, Jumat (9/8).

Diketahui, selama ini nama Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pernah digadang-gadang menjadi salah satu calon menteri muda di kabinet Jokowi. Menurut Syarief, AHY juga mumpuni untuk tetap dicalonkan sebagai menteri.

"Oh iya dia dalam setiap pendidikan dia selalu nomor satu kan baik pendidikan dalam negeri maupun pendidikan di luar negeri. Dia kan sudah cukup berpengalaman juga kan. Sekalipun di bidang politik iya kan," ungkapnya.

Dia menegaskan saat ini juga ada menteri Jokowi yang tidak memiliki pengalaman di legislatif. Bagi Syarief, yang terpenting dari seorang menteri adalah kemampuannya.

"Jadi saya pikir kembali lagi pada hak prerogatifnya presiden. Siapa yang dipercaya memiliki kemampuan itukan pak presiden terpilih yang punya hak," ucapnya.

Sebelumnya, Megawati angkat bicara tentang wacana kabinet Presiden Joko Widodo diisi kalangan muda. Dia menilai, tidak cukup menteri muda hanya dilihat dari kecakapannya. Tetapi perlu memahami dan memiliki pengalaman dalam tata pemerintahan negara. Tanpa memandang tua atau muda.

"Karena kalau anak muda kalau dia pintar tapi belum pernah menjalankan proses di dalam tata pemerintahan negara itu bisa saja tidak berhasil. Kalau yang tua juga begitu," ujar Megawati dalam jumpa pers di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Kamis (8/8) malam. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini