Demokrat anggap artikel Asia Sentinel tentang SBY berita sampah
Merdeka.com - Media asing asal Hong Kong, Asia Sentinel mempublikasikan artikel investigasi terkait konspirasi pada kasus Bank Century. Dalam tulisan tersebut dikatakan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama 30 pejabat lain melalukan tindak pencucian uang sebesar USD 12 miliar atau setara Rp 177 triliun.
Artikel investigasi itu ditulis langsung oleh pendiri Asian Sentinel John Berthelsen berdasarkan laporan investigasi sebanyak 488 halaman sebagai gugatan Weston Capital International ke Mahkamah Agung Mauitius pekan lalu.
Terkiat itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan enggan berkomentar banyak mengenai pemberitaan Ketua Umunya itu. Menurut dia, pemberitaan tersebut hanya sampah.
"Berita sampah itu enggak usah ditanggapi itu, ini tahun politik ini pasti berita sampah. Berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Enggak usah ditanggapi berita sampah," kata Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9).
Syarief juga enggan mengungkapkan apakah Demokrat akan menempuh jalur hukum dan menggugat Asia Sentinel. Kembali, Anggota Komisi I DPR itu menegaskan, itu berita sampah.
"Komentar saya itu beritanya berita sampah," ucapnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya