Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Curhat Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Soal Perolehan Suara di TPS 'Dicuri'

Curhat Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Soal Perolehan Suara di TPS 'Dicuri'

Curhat Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Soal Perolehan Suara di TPS 'Dicuri'

Lewat akun Instagramnya @ataliapr pada (21/2), Atalia mengunggah video singkat yang menceritakan kecurangan yang dialaminya

Istri mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Atalia Praratya berhasil melangkahkan karirnya di dunia politik dengan mendapatkan suara terbanyak sementara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat 1.


Namun, Atalia Praratya tidak luput juga dari kecurangan Pemilu. Lewat akun Instagramnya @ataliapr pada (21/2), Atalia mengunggah video singkat yang menceritakan kecurangan yang dialaminya.

Dalam video memperlihatkan perbedaan hasil perhitungan suara di TPS 22 Paledang.

Dimana antara yang tertulis dalam formulir C1 dan hasil perolehan suara setelah dilakukan hitung ulang secara manual berbeda.



Formulir C1 Atalia Praratya hanya memperoleh 1 suara, sementara hasil hitung manual didapati sebanyak 26 suara tidak tertulis dalam C1.

Formulir C1 Atalia Praratya hanya memperoleh 1 suara, sementara hasil hitung manual didapati sebanyak 26 suara tidak tertulis dalam C1.

Curhat Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Soal Perolehan Suara di TPS 'Dicuri'

Dalam video Atalia Praratya juga menuliskan imbauan kepada Masyarakat untuk selalu waspada dan turut memantau kecurangan-kecurangan yang terjadi.

WASPADAAA berbagai modus pencurian suara marak, gengs…, ini salah satunya…, YUK tetap pantauuu…plototin kalau perlu,”tulis Atalia Praratya dalam caption.

Curhat Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Soal Perolehan Suara di TPS 'Dicuri'

Unggahan Atalia Praratya tersebut mendapat beragam komentar dari warganet. Banyak yang nimbrung menceritakan kecurangan yang dialaminya.

“iya ibuk..suara saya hilang 3000 d provinsi 😭😭, ” tulis akun @lealeo_diajeng

Banyak juga yang warganet berkomentar menohok dalam video unggahan Atalia Praratya tersebut.

“Yg dilantik dirinya..yg dpt jabatan dirinya..yg dpt gaji beserta aneka tunjangan2 dirinya.. lalu yg disuruh melototin penghitungan suara malah org lain.. lalu org lain yg melototin penghitungan suara dpt apa..? Cm ucapan terimakasih aja..? Inget lho bu..skr beras udh mulai mahal…;” tulis akun @dkomara_647

Menanggapi komentar-komentar tersebut Atalia Praratya mengatakan, unggahan tentang kecurangan pemilu yang dialaminya sebagai upaya memerangi kecurangan.

Tidak hanya untuk dirinya tapi juga berlaku ke semua calon.

Menanggapi komentar-komentar tersebut Atalia Praratya mengatakan, unggahan tentang kecurangan pemilu yang dialaminya sebagai upaya memerangi kecurangan.<br>

Dalam komentar lainnya Atalia Praratya juga menegaskan bahwa tidak boleh ada calon dari manapun yang dicurangi.

Atalia Praratya juga mengajak semua pihak yang merasa dirugikan atas kecurangan pemilu untuk tidak ragu melapor dengan bukti yang ada.

Senasib dengan Atalia Praratya, Istri Walikota Bogor, Bima Arya, Yane Ardian juga mencium kecurangan pemilu karena perolehan suara yang didapatkan turun secara signifikan di website KPU.

Perolehan suara Yanne Ardian dari data real count KPU pada Sabtu (17/2) sebanyak 9.487 suara saat data masuk masih 37,35 persen. Namun saat data masuk sudah sampai 41,06 persen, suara Yanne  justru menurun menjadi sebanyak 4.944 suara.

Menanggapi hal ini, Yanne akan  bergerak mencari keanehan perolehan suara yang didapatkan, berdasarkan bukti di lapangan. 

Sebagai informasi, dalam real count KPU pada hari Kamis (22/2) pukul 10.00 WIB. Suara Atalia memperoleh suara tertinggi mencapai 84.278.


Disusul Nurul Arifin yang memperoleh 23.008 suara.

Reporter magang: Antik Widaya Gita Asmara

Miris Warga Bantaran Kali Ciliwung Ibu Kota, Hidup Berdampingan dengan Bau Sampah
Miris Warga Bantaran Kali Ciliwung Ibu Kota, Hidup Berdampingan dengan Bau Sampah

Kali penuh sampah jadi pemandangan sehari-hari warga bantaran ciliwung di Tanah Abang

Baca Selengkapnya
Ini Perbandingan Perolehan Suara Partai Pemilu 2019 dan 2024 di Jatim, PKB Jadi Sorotan
Ini Perbandingan Perolehan Suara Partai Pemilu 2019 dan 2024 di Jatim, PKB Jadi Sorotan

Jawa Timur merupakan lumbung suara Partai Kebangkitan Bangsa.

Baca Selengkapnya
Prakiraan Cuaca Arus Balik Mudik Lebaran 2024 Jalur Darat TransJawa
Prakiraan Cuaca Arus Balik Mudik Lebaran 2024 Jalur Darat TransJawa

BMKG telah merilis prakiraan cuaca di semua wilayah Indonesia selama periode arus balik mudik

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pelindo Catat 65 Ribu Orang Mudik Melalui Pelabuhan Tanjung Perak
Pelindo Catat 65 Ribu Orang Mudik Melalui Pelabuhan Tanjung Perak

Pemudik yang berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya capai 65.530 orang

Baca Selengkapnya
Sederet Prajurit hingga Komandan TNI Jadi Korban Keganasan OPM Papua, Ada yang Gugur Saat Evakuasi Jasad Rekan
Sederet Prajurit hingga Komandan TNI Jadi Korban Keganasan OPM Papua, Ada yang Gugur Saat Evakuasi Jasad Rekan

Sertu Rizal adalah anggota Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/SBH (Suhbrastha) yang gugur dalam baku tembak

Baca Selengkapnya
Jawa Tengah Tetap Jadi Kandang Banteng Bagi PDIP di Pemilu 2024
Jawa Tengah Tetap Jadi Kandang Banteng Bagi PDIP di Pemilu 2024

PDIP berhasil meraup total 5.859.448 suara di Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya
Mengurai Pasal Dalam Draf RUU Penyiaran yang Jadi Polemik
Mengurai Pasal Dalam Draf RUU Penyiaran yang Jadi Polemik

Draf RUU Nomor 32 tahun 2002 Tentang Penyiaran menuai beragam polemik.

Baca Selengkapnya
Setuju RUU Kementerian Negara jadi Inisiatif DPR, Ini Catatan yang Diberikan Fraksi PDIP
Setuju RUU Kementerian Negara jadi Inisiatif DPR, Ini Catatan yang Diberikan Fraksi PDIP

Fraksi PDIP menyatakan sikap setuju dengan beberapa catatan.

Baca Selengkapnya
Kritik Putusan MA soal Aturan Batas Usia Kepala Daerah, Pakar: Jangan Heran Kalau Masyarakat Curiga
Kritik Putusan MA soal Aturan Batas Usia Kepala Daerah, Pakar: Jangan Heran Kalau Masyarakat Curiga

Putusan tersebut disinyalir meloloskan Kaesang ikut Pemilihan Kepala Daerah

Baca Selengkapnya