Cuma menang di 6 dari 17 Pilgub 2018, PDIP akan evaluasi strategi

Rabu, 27 Juni 2018 22:15 Reporter : Sania Mashabi
Cuma menang di 6 dari 17 Pilgub 2018, PDIP akan evaluasi strategi Diskusi PDIP dengan KPU. ©2018 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan pasangan calon yang diusung partainya menang di enam wilayah dari 17 Pemilihan Gubernur 2018. Enam wilayah itu, di antaranya Jawa Tengah, Bali, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Sulawesi Selatan.

"Kami sudah melakukan pengecekan sementara ini dari 17 kami unggul di Bali untuk pertama kalinya kemudian Jawa Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Sulawesi Selatan, jadi ada enam yang kita peroleh bentuk ini masih sangat dinamis," kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (27/6).

Menurutnya, kemenangan di enam dari 17 wilayah itu cukup baik jelang Pilpres 2019. Namun, tambahnya, kekalahan di 11 wilayah Pilgub 2018 harus tetap dievaluasi.

"Ya kami ada lakukan evaluasi dari aspek strateginya, aspek komunikasi politiknya," ungkapnya.

Hasto menjelaskan, komunikasi dengan berbagai tokoh hal penting untuk dievaluasi. Selain itu, strategi juga harus menjadi perhatian bagi partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

"Kemudian pergerakan strukturnya gimana kami melakukan pendekatan ke para tokoh kemudian di dalam menentukan tiap tahapan-tahapan karena strategi dalam setiap tahapan itu sangat penting," ucapnya.

Sebelumnya, lembaga survei Indo Barometer menetapkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman sebagai pemenang Pilgub Sulsel 2018. Pasangan nomor urut 4 yang diusung PDIP dan PKS itu meraup 44,22% suara dan unggul dari tiga pasangan lainnya.

Sementara itu, Pilgub Jateng, hasil hitung cepat LSI Denny JA menempatkan cagub dan cawagub Jateng nomor urut satu, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin sebagai pemenang. Ganjar-Yasin kokoh di puncak klasemen Pilkada Jateng dengan memperoleh 58,52 persen suara.

Hasil hitung cepat, Pilgub Maluku menyatakan pasangan calon nomor urut 2 Murad Ismail-Barnabas Ornoyang tak terkejar dari pasangan calon lainnya. Jumlah data masuk hingga pukul 18.52 WIB adalah 93.33 persen. Pasangan Murad-Barnabas tak lagi bisa dikejar karena selisih sisa suara lebih kecil dari jarak perbedaan suara dengan posisi kedua. [bal]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini