Cegah Hoaks, Ini yang Harus Dilakukan Timses Capres-Cawapres

Minggu, 6 Januari 2019 11:10 Reporter : Didi Syafirdi
Cegah Hoaks, Ini yang Harus Dilakukan Timses Capres-Cawapres ilustrasi hoaks. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Informasi hoaks dan ujaran kebencian makin merajalela menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Situasi ini sangat berbahaya karena dapat memprovokasi dan mendorong perpecahan di lingkungan masyarakat.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio meminta kepada para Capres dan Cawapres untuk mengontrol para relawan pendukungnya. Dirinya menilai kalau di level Tim Kampanye Nasional (TKN) atau Badan Pemenangan Capres dan Cawapres ini bisa mengontrol.

"Menurut saya, pekerjaan rumah terbesar bagi para tim sukses dan para calon capres-cawapres adalah dapat mengajak dan juga mengontrol relawan berserta para simpatisannya untuk tidak mengeluarkan hoaks ataupun ujaran kebencian, dan berhenti setelah pilpres 2019 ini selesai," ujar Hendri dalam keterangannya, Minggu (6/1).

Selain itu, kata Hendri, karakter masyarakat Indonesia ini terkadang juga tergantung dari karakter pemimpinnya. "Misalnya dari para Capres dan Cawapres itu tidak memberikan hoaks atau tidak mengeluarkan kebencian-kebencian," katanya.

Dia mengingatkan masyarakat agar lebih cerdas di media sosial. Jangan sampai mudah terpancing dengan berita-berita yang tak diketahui kebenarannya.

"Memiliki akun media sosial itu sebenarnya tidak mudah, karena mereka harus bisa mengontrol dan harus bisa memilah pesan apa saja yang bisa disampaikan atau tidak. Ini agar tidak menimbulkan kontroversi dikemudian hari," tuturnya.

Menurutnya, paling penting adalah bagaimana pemerintah dapat merespons adanya penyebaran hoaks ataupun ujaran kebencian dengan cepat. Dia juga menilai adanya usulan Hate Free Day (Hari Bebas Kebencian) atau Hoax Free Day (Hari Bebas Hoax) bisa menjadi solusi untuk menciptakan perdamaian bangsa.

"Dengan adanya hoaks free day itu tentunya masyarakat akan mencoba, minimal untuk diperkenalkan bahwa hari ini kita tidak bisa mengeluarkan kata-kata atau berita hoaks. Setelah itu masyarakat kita ajak untuk tidak melakukan ujaran kebencian melalui hate free day tersebut," tandasnya. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini