Cawapres terbentur aturan, JK dinilai lebih baik maju jadi capres
Merdeka.com - Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhroh menilai, sebaiknya Jusuf Kalla tidak dicalonkan kembali sebagai wakil Presiden di Pilpres 2019. Sebab, kata Siti, hal tersebut terhalang peraturan pada pasal 7 Undang-undang Dasar 1945. Lebih aman, JK dicalonkan sebagai presiden.
"Tetapi menurut saya karena beliau sudah dua kali, jadi cawapres, kalau capres mungkin enggak apa-apa. Tapi kalau cawapres lagi itu bagaimana legalnya standingnya itu," kata Siti Zuhroh usai menghadiri silaturahmi nasional KAHMI di kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jl Merdeka Utara, Jakarta, Senin (26/2).
Dia menilai, jika JK mencalonkan kembali sebagai cawapres karirnya tidak menanjak. Karena menurutnya, banyak publik yang sudah tahu bahwa JK adalah wakil Presiden dari Presiden Joko Widodo. Dia juga tidak yakin jika JK kembali disandingkan dengan Jokowi apakah publik masih menginginkan.
"Toh sudah diketahui bagaimana posisi pak JK sebagai wapres dari pak Jokowi. Kan tampak tidak maksimal penilaiannya seperti itu. Dan tentunya apakah pasangan ini masih akan digandrungi?" kata Siti.
Tidak hanya itu, dia juga menilai, ada rasa dilematis dalam hati JK. Dia menilai, JK belum ada keyakinan yang tegas untuk maju. Hal itu yang menyebabkan, jika JK ragu pemilihnya pun akan ragu.
"Bagi pak JK, itu semacam ada tanggung jawab moral. 'Kok saya enggak naik kelas'. Dalam politik sama, dalam politik setinggi-tinggi. Tapi politik ini kan dinamis. Bisa jadi pak JK enggak mau wapres. Tidak menutup kemungkinan itu," ungkap Siti.
Dia juga menilai, di Pilpres 2019 nanti akan ada hal yang berbeda tidak seperti tahun 2014. Dia menilai, publik akan memilih pemimpin baru. Dia berkaca seperti Pilkada DKI 2017, yang membutuhkan pemimpin baru.
"Yang menbacanya itu kalau mau kritis membacanya itu, sebetulnya aspirasi masyarakat. Animo masyarakat, kehendak masyarakat itu untuk memiliki calon pemimpin baru, seorang pemimpin baru atau memang ingin ini ada kelanjutan," jelas Siti.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya