Cara Unik Golkar Manfaatkan Teknologi Lewat Kampanye Augmented Reality

Senin, 8 April 2019 20:53 Reporter : Merdeka
Cara Unik Golkar Manfaatkan Teknologi Lewat Kampanye Augmented Reality Dito Ariotedjo. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Masa kampanye yang tinggal satu pekan lagi, Golkar membuat terobosan untuk memangkas jarak dan waktu. Partai bernomor urut 4 tersebut merilis aplikasi G4AR yang mengusung user experience berupa augmented reality. Tujuannya, kampanye partai berlambang beringin itu bisa lebih cepat, masif, dan menjangkau lebih banyak calon pemilih.

"Tools-nya berupa aplikasi. Tapi experience yang didapatkan para calon pemilih lebih dari sekadar download. Tapi, informasi tentang Partai Golkar dan Jokowi-Amin dengan pengalaman baru tentang kiprah Partai Golkar, prestasi Jokowi, hingga profil KH Ma'ruf Amin, tapi dengan model yang sangat interaktif," kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Inovasi Sosial, Dito Ariotedjo, Senin (8/4).

Dito menambahkan, pilihan untuk menggunakan augmented reality, karena model tersebut sedang digandrungi anak muda. Terutama para penggemar game di ponsel pintar. Karena milenial sebagai digital natives, butuh merasakan pengalaman baru terus-menerus di dunia digital yang semakin inovatif.

"Golkar adalah partai dengan fokus pada masa depan. Ketua umum kami, bapak Airlangga Hartarto, termasuk yang sejak awal mempromosikan persiapan menghadapi revolusi industri 4.0. Karena itu, adaptasi terhadap teknologi kekinian seperti aplikasi ini adalah bagian dari nilai-nilai Partai Golkar yang menjunjung tinggi inovasi," kata Dito.

Di aplikasi tersebut, para user bisa selfie, berfoto bareng dengan template yang disediakan di dalam aplikasi. Foto-foto hasil olah digital di aplikasi tersebut bisa dibagikan ke media sosial pribadi milik pengguna. "Aplikasi ini menarik karena digabungkan dengan aktivasi online. Para pengunduh aplikasi ini akan ditautkan dengan aktivitas berbagi pengalaman melalui media sosial," katanya.

Para calon voter, kata Dito, tak hanya mendapatkan pengalaman kampanye berbeda. Tapi juga terlibat aktif di dalamnya. Mereka tak hanya menjadi target kampanye yang selama ini hanya menjadi obyek mobilisasi.

"Mereka kini bisa berpartisipasi bahkan menjadi bagian dari model baru kampanye karena ini atraktif, menarik, fresh dan fun," katanya. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini